PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Polisi mengungkap kondisi terbaru ibu dan anak yang menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di kawasan Jalan G Obos VI, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Minggu (7/6/2026).
Akibat serangan tersebut, kedua korban mengalami total 10 luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa yang menggegerkan warga itu terjadi ketika seorang pria berinisial R (24) diduga mendatangi rumah korban lalu melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam. Usai kejadian, terduga pelaku berhasil diamankan warga bersama personel Polsek Pahandut.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, korban merupakan seorang ibu berinisial H (42) dan anaknya AW (19). Keduanya mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.
“Untuk dua korban mengalami luka. Sang ibu mendapatkan tujuh mata luka, sedangkan anaknya mengalami tiga mata luka akibat serangan senjata tajam,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).
Setelah kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palangka Raya untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini kondisi keduanya masih dalam pemantauan tim dokter.
“Saat petugas ke rumah sakit, kedua korban sedang dalam penanganan dokter dan masih dalam kondisi hidup,” katanya.
Di tengah proses penyelidikan, sempat beredar informasi bahwa aksi penganiayaan dipicu persoalan utang piutang antara pelaku dan korban. Namun, polisi menegaskan kabar tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Sampai saat ini kami belum mendapatkan fakta yang mengarah pada motif utang piutang. Informasi tersebut masih belum terkonfirmasi,” tegas Iyudi.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga datang ke rumah korban sebelum akhirnya melakukan penyerangan secara tiba-tiba. Polisi masih mendalami motif di balik aksi tersebut.
“Kronologis sementara, terduga pelaku tiba-tiba datang ke rumah korban kemudian langsung melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap ibu dan anak tersebut,” ungkapnya.
Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. Sementara pemeriksaan terhadap korban belum dapat dilakukan karena keduanya masih menjalani perawatan medis.
“Kami belum bisa meminta keterangan dari para korban karena saat ini mereka masih dalam proses perawatan di rumah sakit. Kami berharap keduanya segera pulih sehingga dapat membantu proses penyelidikan,” pungkasnya. fwa











