TAMIANG LAYANG/TABENGAN.CO.ID – Polres Barito Timur (Bartim) berhasil mengungkap empat kasus kejahatan jalanan kategori 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) sepanjang periode Januari hingga Mei 2026. Dari kasus yang berhasil diungkap, satu di antaranya merupakan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tiga lainnya pencurian dengan pemberatan (curat).
Kapolres Bartim AKBP Eddy Santoso, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan rasa aman di wilayah hukum Polres Bartim.
“Pengungkapan ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk beraksi di wilayah hukum Polres Barito Timur,” tegas Eddy saat konferensi pers di Aula Mapolres Bartim, Selasa (9/6/2026).
Salah satu kasus yang berhasil diungkap adalah pencurian sepeda motor Yamaha Jupiter MX-King di Desa Putai, Kecamatan Dusun Tengah. Pelaku diduga menjalankan aksinya dengan memotong kabel jalur kunci kontak menggunakan gunting sebelum membawa kabur kendaraan milik korban.
Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan tersangka beserta sepeda motor hasil curian dan sejumlah barang bukti lainnya. Selain kasus curanmor, tiga kasus curat yang berhasil diungkap berkaitan dengan pencurian hasil perkebunan kelapa sawit di sejumlah perusahaan perkebunan di Kabupaten Barito Timur.
Dalam perkara tersebut, polisi menyita berbagai barang bukti, antara lain ratusan janjang buah sawit, kendaraan dump truck, uang hasil penjualan, telepon genggam, hingga sejumlah dokumen yang digunakan dalam aksi pencurian.
Kapolres menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli, kegiatan preventif, serta penegakan hukum guna menekan angka kriminalitas di wilayah Bartim.
“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana. Dukungan dan kerja sama masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman,” ujarnya. pea/redfwa











