PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Komitmen Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palangka Raya dalam memberantas aksi balap liar mulai membuahkan hasil. Berkat patroli dan pengawasan yang dilakukan secara intensif, aktivitas balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat Kota Palangka Raya kini mengalami penurunan signifikan.
Dalam tiga pekan terakhir, sejumlah ruas jalan yang sebelumnya kerap dijadikan arena balap liar dilaporkan relatif steril dari aktivitas para pembalap jalanan. Kondisi tersebut menjadi indikator keberhasilan langkah preventif dan penegakan hukum yang terus dilakukan oleh Satlantas Polresta Palangka Raya.
Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras personel yang secara rutin melakukan patroli dan penjagaan di sejumlah titik rawan balap liar.
”Sekarang hampir tidak ada lagi aktivitas balap liar. Namun demikian, kami tetap melakukan antisipasi dengan menempatkan personel di lapangan, khususnya pada malam Sabtu dan malam Minggu. Meskipun mereka sering berpindah-pindah lokasi, personel kami sudah melakukan penjagaan di titik-titik yang dianggap rawan,” ujar Kompol Hermanto.
Ia menjelaskan, upaya penertiban yang dilakukan tidak hanya berfokus pada patroli, tetapi juga penindakan terhadap kendaraan yang terlibat dalam aktivitas balap liar.
Berdasarkan data Satlantas Polresta Palangka Raya, sejak 8 Mei hingga 8 Juni 2026, sebanyak 199 kendaraan berhasil diamankan dalam berbagai operasi penertiban balap liar yang dilakukan di wilayah Kota Palangka Raya.
Menurut Hermanto, kendaraan yang diamankan tersebut masih ditahan dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Rencananya, kendaraan tersebut baru akan mengikuti proses persidangan pada Agustus mendatang.
”Sidang direncanakan berlangsung pada Agustus nanti. Selama proses itu kendaraan masih kami tahan. Tujuannya agar memberikan efek jera kepada para pelaku. Jika kendaraan langsung dikeluarkan, dikhawatirkan mereka akan kembali melakukan hal yang sama,” katanya.
Meski tren balap liar terus menurun, Satlantas Polresta Palangka Raya memastikan tidak akan mengendurkan pengawasan. Sebaliknya, patroli rutin akan terus ditingkatkan dengan menyesuaikan waktu dan lokasi yang kerap menjadi sasaran para pelaku.
”Kami tetap berkomitmen mewujudkan Palangka Raya yang bebas dari balap liar. Karena itu, patroli akan terus dilakukan secara rutin dengan menyesuaikan jam-jam yang biasanya digunakan para pelaku untuk melakukan aksi balapan,” tegasnya.
Selain patroli, personel Satlantas juga akan tetap melakukan penjagaan di sejumlah lokasi yang selama ini menjadi titik kumpul pembalap liar, seperti Jalan Dr Murjani, Jalan Diponegoro, dan Jalan RTA Milono, terutama saat masa libur sekolah.
Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, Satlantas Polresta Palangka Raya juga berencana meningkatkan kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Edukasi tersebut tidak hanya berisi imbauan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga mendorong keterlibatan pihak sekolah dalam memberikan pembinaan kepada para pelajar yang terlibat pelanggaran lalu lintas.
”Kami akan terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga membangun kerja sama dengan pihak sekolah agar ada pembinaan dan sanksi sosial bagi siswa yang terlibat balap liar maupun pelanggaran lalu lintas lainnya,” pungkas Hermanto.
Keberhasilan menekan aksi balap liar tersebut menjadi bukti nyata komitmen Satlantas Polresta Palangka Raya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus menjawab keresahan masyarakat terhadap maraknya aktivitas balap liar yang selama ini membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.mak/fwa-red











