-
Spirit Kalteng

Bupati Kobar dan Sukamara Terpilih Ikuti KPPD Lemhannas di Singapura

212
×

Bupati Kobar dan Sukamara Terpilih Ikuti KPPD Lemhannas di Singapura

Sebarkan artikel ini
TINGKATKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN-Bupati Sukamara Masduki saat mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Lemhannas. Inset Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah dalam sebuah kegiatan. FOTO ISTIMEWA
-

PANGKALAN BUN& SUKAMARA-  Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah dan Bupati Sukamara Masduki mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026, yang dilaksanakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri.

Sebanyak 25 kepala daerah se-Indonesia mengikuti kegiatan KPPD tersebut, yang bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) dan Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP) Singapura.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah menyampaikan bahwa kegiatan KPPD Angkatan III Tahun 2026 ini dilaksanakan selama dua minggu dan sangat memberikan manfaat besar bagi daerah, khususnya Kabupaten Kobar.

“Alhamdulillah Bunda sudah berada di Lemhannas, dan Bunda bersama kepala daerah lainnya akan mengikuti kegiatan ini selama dua minggu. Tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi daerah dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” kata Hj Nurhidayah.

Menurut dia, kepala daerah saat ini dituntut harus mampu menangkap adanya perubahan, dan harus mampu berinovasi dengan membaca peluang yang ada demi kemajuan pembangunan daerah yang bermuara percepatan menyejahterakan masyarakat Kobar.

“Program KPPD ini merupakan program penguatan kapasitas kepala daerah yang bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terhadap geopolitik global, dinamika kawasan Indo-Pasifik serta tantangan dan peluang pembangunan di tingkat nasional maupun daerah, sehingga kegiatan ini sangat penting bagi kepala daerah. Karena melalui kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan agar kepala daerah mampu menghadirkan kebijakan maupun inovasi sesuai dengan perkembangan zaman,” ujar Bupati Nurhidayah.

Ia juga menjelaskan, materi yang didapat dalam kegiatan KPPD ini akan memberikan manfaat bagi daerah, karena kegiatan KPPD memberikan pengalaman terbaik. Selain itu memperluas jejaring dan praktik praktik terbaik yang dapat diterapkan di daerah untuk mempercepat pembangunan di Kobar.

Selama mengikuti KPPD Lemhannas, seluruh peserta memperoleh materi melalui ceramah dan diskusi bersama para pakar, melakukan studi lapangan ke institusi yang ada di Singapura untuk mempelajari praktik terbaik, serta menyusun rencana aksi sebagai implementasi hasil pembelajaran.

“Ilmu yang didapat selama mengikuti KPPD ini menjadi referensi penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah. Praktik selama KPPD akan memperkuat langkah nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kobar, hal tersebut menjadi komitmen pemerintah daerah untuk terus berinovasi dalam mewujudkan Kobar menuju kejayaan,” katanya.

 

Bupati Sukamara Masduki

Sementara itu, Bupati Sukamara Masduki menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan daerah dengan mengikuti program KPPD. Agenda tersebut berlangsung selama dua pekan, mulai 15 hingga 28 Juli mendatang.

Rangkaian pelatihan ini dirancang untuk mempertajam kapasitas kepala daerah dalam menghadapi dinamika pemerintahan yang semakin kompleks. Materi yang diberikan mencakup wawasan kebangsaan, kebijakan publik skala global, hingga inovasi tata kelola pemerintahan berbasis digital dan efisiensi birokrasi.

​Bupati Masduki menegaskan, partisipasinya dalam program ini merupakan langkah strategis untuk membawa Sukamara menuju kemajuan yang lebih signifikan.

Menurutnya, kepemimpinan modern menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi serta pengambilan keputusan yang berbasis data dan berorientasi pada kemanfaatan masyarakat.

​”Melalui pembelajaran ini, kita berharap lahir inovasi serta kebijakan yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah secara tepat dan efektif,” ujarnya

​Selain pendalaman materi, ia menilai program ini menjadi sarana strategis untuk membangun jejaring dan sinergi dengan para kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia.

“Pertukaran ide dan praktik terbaik dari berbagai wilayah akan menjadi modal berharga dalam mempercepat akselerasi pembangunan di Kabupaten Sukamara,” katanya.

​Melalui pengembangan kompetensi ini, diharapkan Bupati Masduki dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan untuk memperkuat birokrasi yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel. Hal ini menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sukamara secara berkelanjutan. uli/afd/jsi-red

 

 

-
-
-