-
Spirit Kalteng

Dinkes Palangka Raya Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah

178
×

Dinkes Palangka Raya Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah

Sebarkan artikel ini
ISPU - Alat pengukur kualitas udara atau biasa disebit ISPU di Kawasan Bundaran Burung Jl. RTA Milono tampak tidak berfungsi, Palangka Raya, Rabu (29/7/2026). FOTO TABENGAN/YULIANUS
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Meningkatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memperkuat langkah antisipasi guna melindungi kesehatan masyarakat.

Berbagai upaya dilakukan, mulai dari penyediaan masker gratis bagi kelompok rentan hingga memperkuat layanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Riduan menyampaikan bahwa pemerintah kota telah menyiapkan masker yang diprioritaskan bagi kelompok yang paling rentan terdampak paparan asap, seperti anak-anak usia sekolah, ibu hamil, serta lanjut usia (lansia).

Menurutnya, distribusi masker dilakukan melalui seluruh puskesmas yang ada di Kota Palangka Raya. Setiap warga yang datang berobat dan membutuhkan perlindungan dari paparan asap akan diberikan masker secara gratis.

“Kami menyiapkan masker untuk anak sekolah mulai tingkat SD, SMP hingga SMA, kemudian ibu hamil dan lansia. Masker juga kami siapkan di seluruh puskesmas dan dibagikan kepada masyarakat, khususnya pasien yang datang berobat,” ujarnya saat dikonfirmasi Tabengan, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menekan risiko gangguan kesehatan akibat menurunnya kualitas udara yang terjadi selama musim kemarau. Paparan asap dalam jangka waktu tertentu dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), yang paling banyak menyerang kelompok rentan.

Selain membagikan masker, Dinkes juga mengimbau masyarakat agar membatasi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara berada pada kategori tidak sehat. Warga diminta mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila tidak memiliki kepentingan yang mendesak.

“Kalau memang tidak ada keperluan penting, sebaiknya masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. Namun apabila harus keluar rumah, kami mengimbau agar selalu menggunakan masker sebagai perlindungan dari paparan asap,” jelasnya.

Riduan menambahkan, menjaga daya tahan tubuh juga menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah masyarakat mudah terserang penyakit saat kabut asap melanda. Oleh karena itu, masyarakat diimbau menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta memenuhi kebutuhan vitamin.

Menurutnya, kondisi tubuh yang sehat akan membantu meningkatkan imunitas sehingga risiko terserang penyakit akibat paparan asap dapat diminimalkan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta vitamin yang cukup agar daya tahan tubuh tetap terjaga,” tambahnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak menunda pemeriksaan kesehatan apabila mulai mengalami gejala gangguan saluran pernapasan seperti batuk, pilek, sesak napas, maupun iritasi tenggorokan. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kondisi kesehatan semakin memburuk.

Lebih lanjut, Pemko Palangka Raya telah menyiapkan layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Sedikitnya terdapat 43 puskesmas pembantu (Pustu) dan empat puskesmas yang siap memberikan pelayanan bagi warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat kabut asap.

“Kami berharap masyarakat yang mengalami batuk, pilek ataupun gejala ISPA segera memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah. Jangan menunggu sampai kondisinya berat,” lanjutnya.

Ia memastikan seluruh jajaran Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus penyakit yang berpotensi meningkat selama musim kabut asap, terutama ISPA. Koordinasi dengan seluruh puskesmas juga terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Riduan berharap seluruh upaya yang dilakukan pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Di sisi lain, ia mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan mematuhi berbagai imbauan yang telah disampaikan.

“Kami berharap seluruh sarana dan prasarana kesehatan yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Palangka Raya. Kita juga berharap dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat dapat ditekan seminimal mungkin,” pungkasnya. dte/fwa-red

 

 

 

-
-
-