KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID- Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) dan Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi pengenalan fitur uji organoleptik berbasis digital dalam Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN), Selasa (5/8/2026)..
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriat. Turut hadir Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kapuas, para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Selat, serta sejumlah pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pengawasan kualitas pelaksanaan Program MBG agar makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat memenuhi standar mutu, keamanan, serta layak untuk dikonsumsi.
Suwarno Muriat mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi digital melalui SIPGN menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengawasan makanan yang disajikan setiap hari kepada peserta didik.
“Melalui fitur uji organoleptik, petugas dapat melakukan penilaian terhadap warna, aroma, rasa, tekstur, dan penampilan makanan secara sistematis. Hasil evaluasi tersebut dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi dasar perbaikan apabila ditemukan kekurangan,” ujarnya.
Menurut Suwarno, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga harus menjamin kualitas makanan yang aman, sehat, dan layak dikonsumsi.
Karena itu, seluruh petugas SPPG diharapkan memahami tata cara penggunaan aplikasi SIPGN agar proses pelaporan dapat dilakukan secara cepat, akurat, dan transparan.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam menyukseskan Program MBG di Kabupaten Kapuas. Menurutnya, sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para pelaksana di lapangan sehingga kualitas pelayanan kepada peserta didik terus terjaga.
“Dengan penerapan sistem digital yang terintegrasi, pengawasan mutu makanan diharapkan menjadi lebih efektif, akuntabel, serta mampu mendukung terwujudnya generasi Kapuas yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkas Suwarno.hr/gie-red











