-
PENDIDIKAN

OSN 2026, Pelajar Kalteng Raih Medali Perunggu Biologi

63
×

OSN 2026, Pelajar Kalteng Raih Medali Perunggu Biologi

Sebarkan artikel ini
PRESTASI-Axel Giyofandhi, siswa kelas XI SMAN 1 Sampit, Kabupaten Kotim.FOTO MMC KALTENG
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kalimantan Tengah (Kalteng) di tingkat nasional. Axel Giyofandhi, siswa kelas XI SMAN 1 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berhasil meraih medali perunggu bidang Biologi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang SMA/MA/SMK Tingkat Nasional Tahun 2026.

Ajang bergengsi tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, pada 14-19 September 2026. Prestasi Axel menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah sekaligus membawa nama Kalteng di panggung kompetisi sains nasional.

Axel mengaku bangga dapat memberikan prestasi bagi sekolah dan daerah yang diwakilinya. Medali perunggu yang diraih menjadi buah dari proses panjang yang telah dilaluinya selama mengikuti pembinaan hingga kompetisi tingkat nasional.

“Saya merasa sangat bangga bisa mengharumkan nama baik sekolah saya, juga Bumi Kalimantan Tengah dalam kancah olimpiade tertinggi di Indonesia, yaitu Olimpiade Sains Nasional,” ungkap Axel.

Menurut Axel, perjalanan mengikuti OSN 2026 bukanlah hal yang mudah. Selama dua hari perlombaan, dirinya harus menghadapi berbagai tantangan yang menguji kemampuan berpikir, konsentrasi hingga mental kompetitif.

“Selama pelaksanaan OSN 2026 ini, saya merasakan jiwa kompetitif saya diuji dengan keras. Dalam waktu dua hari perlombaan, saya tidak diberikan waktu untuk berpikir dan beristirahat. Meskipun demikian, saya harus bisa maju tiap harinya melawan tantangan yang baru,” tuturnya.

Di tengah kondisi lelah dan tekanan perlombaan, Axel sempat merasakan keinginan untuk menyerah. Namun, ia kembali mengingat proses panjang yang telah dilalui, termasuk waktu belajar, doa keluarga serta tanggung jawab membawa nama Kalteng.

Hal tersebut menjadi motivasi bagi Axel untuk tetap bertahan dan memberikan kemampuan terbaik hingga seluruh rangkaian perlombaan selesai.

Prestasi tersebut juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Axel menyampaikan apresiasi kepada kedua orang tuanya, guru-guru SMAN 1 Sampit, serta jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng yang telah memberikan dukungan, doa dan dorongan selama proses persiapan menuju OSN tingkat nasional.

Guru pendamping Axel, Endang, mengaku bersyukur sekaligus terharu ketika mendengar pengumuman hasil OSN pada acara penutupan di UMM Malang. Menurutnya, medali perunggu yang diraih Axel merupakan pencapaian luar biasa bagi SMAN 1 Sampit maupun Kalteng.

“Ada rasa syukur, haru, bahagia, dan rasa tak percaya, karena ini merupakan suatu pencapaian yang menurut saya sangat luar biasa. Mengingat di ajang lomba ini, murid kami memperoleh medali perunggu,” ujar Endang.

Ia menjelaskan, keberhasilan Axel merupakan hasil kerja bersama dan dukungan berbagai pihak. Dukungan tersebut datang dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, MKKS Kotim, Komite Sekolah, Kepala SMAN 1 Sampit, para guru Biologi hingga alumni yang turut membantu mempersiapkan Axel menghadapi kompetisi.

Selain itu, dukungan keluarga inti Axel serta doa dari berbagai pihak juga menjadi bagian penting dalam perjalanan hingga akhirnya mampu meraih medali di tingkat nasional.

Endang berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian, tetapi menjadi langkah awal bagi Axel untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.

“Terima kasih karena Ibu diberi kesempatan untuk mengenalmu dan membersamaimu dalam awal sebuah pencapaian yang luar biasa. Ibu berharap ke depannya akan ada lagi hal-hal yang lebih hebat dan luar biasa. Teruslah bersinar tanpa meredupkan yang lain dan ingat, jujur itu juara. Salam sukses,” pesannya.

Sementara itu, Axel berharap keberhasilannya dapat menjadi pemantik semangat bagi pelajar Kalteng lainnya untuk berani bermimpi dan berkompetisi, khususnya di bidang sains.

Ia juga berharap pembinaan talenta sains di daerah terus diperkuat sehingga semakin banyak pelajar Kalteng yang mampu berprestasi dan tampil di kompetisi nasional.

“Saya yakin dengan berlanjutnya dorongan masif dari Provinsi, serta integrasi mentalitas kejuaraan pada tiap sekolah, kita dapat membuktikan bahwa Kalteng sangat layak untuk berdiri di panggung nasional,” pungkasnya.ldw/ded-red

 

-
-
-