-
Ekobis

BANDARA TJILIK RIWUT MULAI NORMAL-Sore, 2 Pesawat Berhasil Landing dan Take Off

273
×

BANDARA TJILIK RIWUT MULAI NORMAL-Sore, 2 Pesawat Berhasil Landing dan Take Off

Sebarkan artikel ini
MULAI NORMAL- Pesawat Batik Air dan Liona Air berhasil Landing di Bandara Tjilik Riwut Senin 28/9/2026 pukul 16.00 WIB. FOTO TABENGAN/YULIANUS
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kondisi jarak pandang di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya mulai membaik setelah dalam beberapa hari terakhir aktivitas penerbangan terganggu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan informasi jadwal penerbangan Bandara Tjilik Riwut, Senin (28/9/2026), sejumlah penerbangan kembali dijadwalkan melayani rute menuju maupun dari Palangka Raya. Namun, hingga Senin sore, sudah 2 pesawat, yakni Batik dan Lion melakukan pendaratan dan lepas landas di bandara.

General Manager Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, I Made Darmawan, mengatakan kondisi jarak pandang saat ini sudah lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

“Kondisi jarak pandang memang sudah lebih baik dari kemarin-kemarin, artinya sudah mencapai batas aman untuk take off dan landing pesawat,” ujar Made.

Sekitar pukul 16.00 WIB, aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut mulai berlangsung. Menurut Made, sampai waktu tersebut baru 2 maskapai yang melakukan landing di Bandara Tjilik Riwut dan take off.

“Namun sampai sore ini baru 2 maskapai yang landing dan Take Off di PKY,” katanya.

Sementara berdasarkan jadwal penerbangan yang dipublikasikan Bandara Tjilik Riwut untuk Senin (28/9/2026), terdapat sejumlah penerbangan yang dijadwalkan tiba dan berangkat.

Untuk kedatangan, Lion Air JT 680 dari Surabaya dijadwalkan tiba pukul 14.45 WIB. Kemudian Batik Air ID 6200 dari Jakarta dijadwalkan tiba pukul 16.15 WIB, disusul Garuda Indonesia GA 550 dari Jakarta pada pukul 16.45 WIB.

Sedangkan untuk keberangkatan, Lion Air JT 681 tujuan Surabaya dijadwalkan berangkat pukul 15.25 WIB. Berikutnya Batik Air ID 6201 tujuan Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 16.55 WIB.

Adanya kembali jadwal penerbangan tersebut menunjukkan aktivitas penerbangan menuju dan dari Palangka Raya mulai dipersiapkan untuk kembali berjalan setelah sebelumnya mengalami gangguan akibat kondisi jarak pandang yang terdampak kabut asap.

Dalam beberapa hari terakhir, kabut asap akibat karhutla di wilayah Kalimantan Tengah sempat mengganggu operasional penerbangan. Kondisi jarak pandang menjadi salah satu faktor penting dalam keselamatan penerbangan, sehingga maskapai dapat menunda, mengubah jadwal maupun membatalkan penerbangan apabila kondisi tidak memenuhi persyaratan keselamatan.

Made mengatakan membaiknya jarak pandang menjadi perkembangan positif bagi operasional penerbangan. Namun, realisasi penerbangan tetap bergantung pada kondisi aktual di lapangan serta keputusan masing-masing maskapai.

Karena itu, calon penumpang diimbau tetap memantau informasi terbaru terkait jadwal penerbangan sebelum menuju bandara. Kondisi cuaca, jarak pandang dan perkembangan kabut asap masih dapat berubah sewaktu-waktu.

Masyarakat berharap membaiknya kondisi jarak pandang dapat diikuti dengan kembali normalnya aktivitas penerbangan dari dan menuju Palangka Raya, sehingga mobilitas masyarakat serta konektivitas udara dapat kembali berjalan lancar setelah beberapa hari terdampak kabut asap karhutla. rmp/rca-red

-
-
-