-
Ekobis

Kabut Asap Menebal, Penerbangan Bandara Iskandar Pangkalan Bun Dibatalkan

340
×

Kabut Asap Menebal, Penerbangan Bandara Iskandar Pangkalan Bun Dibatalkan

Sebarkan artikel ini
Ket foto : Pesawat Batik Air Batal terbang akibat kabut asap. FOTO ISTIMEWA  
-

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID — Tiga penerbangan Batik Air dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, terpaksa dibatalkan pada Senin, 28 September 2026. Dimana pembatalan tersebut karena kondisi asap di sekitar bandara belum membaik sejak pagi hingga siang.

Adapun tiga penerbangan tersebut adalah ID 6203 rute Pangkalan Bun-Jakarta, ID 6134 rute Pangkalan Bun-Surabaya, dan ID 6303 rute Pangkalan Bun-Semarang. Pembatalan disampaikan Batik Air melalui pengumuman kepada penumpang.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Iskandar Pangkalan Bun, Asri Alie, mengatakan hingga saat ini kondisi kabut asap masih terpantau di sekitar Bandara Iskandar, dan berdasarkan pantauan citra satelit, tutupan asap di wilayah bandara cenderung stagnan.

Dan berdasarkan data BMKG menunjukkan jarak pandang di Bandara Iskandar hanya mencapai 1.200 meter. Kondisi tersebut tercatat dalam laporan METAR pada 28 September 2026 pukul 04.00 UTC atau sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam laporan cuaca itu tercatat kode “FU” yang menunjukkan adanya asap atau smoke. Kondisi langit juga tercatat broken pada ketinggian sekitar 1.000 kaki, dengan suhu udara 31 derajat Celsius dan titik embun 23 derajat Celsius.

Terbatasnya jarak pandang menjadi salah satu kondisi yang harus diperhitungkan dalam operasional penerbangan. Pihak bandara bersama maskapai menyesuaikan kegiatan penerbangan dengan kondisi cuaca aktual demi keselamatan penerbangan.

Asap yang bertahan di sekitar bandara juga membuat jarak pandang belum menunjukkan perbaikan berarti hingga siang. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap penumpang yang menggunakan tiga penerbangan Batik Air pada hari itu.

Batik Air menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang atas gangguan terhadap rencana perjalanan mereka. Maskapai menyebut situasi tersebut berada di luar kendali perusahaan dan meminta penumpang memperoleh informasi lanjutan melalui layanan Batik Air.

Sementara itu, kondisi asap dan jarak pandang di Bandara Iskandar terus dipantau. Operasional penerbangan berikutnya akan disesuaikan dengan perkembangan cuaca, khususnya kondisi tutupan asap dan jarak pandang di sekitar bandara. (yulia /jsi-red)

 

 

-
-
-