-
Ekobis

Hiswana Migas Sampit Bagikan 1.000 Masker saat CFD

125
×

Hiswana Migas Sampit Bagikan 1.000 Masker saat CFD

Sebarkan artikel ini
PEDULI KARHUTLA-Tim Hiswana Migas Sampit ketika membagikan masker di Taman Kota Sampit, Minggu (27/9/2026). FOTO TABENGAN/MAYA SELVIANI
-

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali ditunjukkan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Sampit. Sebanyak 1.000 masker dibagikan kepada warga saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Taman Kota Sampit, Minggu (27/9/2026). Pada saat itu pembagian masker diwakili oleh Bendahara DPC Hiswana Migas H Yusran.

Pembagian masker tersebut menjadi bagian dari rangkaian bantuan Hiswana Migas Sampit dalam menghadapi kondisi karhutla yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Sebelumnya pihaknya juga memberikan bantuan berupa sejumlah peralatan mesin pompa kepada BPBD Kotim dan Seruyan serta Pemadam Swadaya di Sampit.

Ketua DPC Hiswana Migas Sampit, Seruyan dan Katingan, Axcel Arfriando Narang mengatakan, pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya mereka yang tetap melakukan aktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

Menurutnya, kondisi karhutla tidak hanya menjadi persoalan pemerintah dan petugas pemadam, tetapi juga membutuhkan kepedulian berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan organisasi yang berada di tengah masyarakat.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami membagikan masker agar warga yang beraktivitas di luar rumah dapat lebih terlindungi dari dampak asap akibat karhutla,” ujar Axcel.

Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kepedulian Hiswana Migas Sampit dalam mendukung penanganan karhutla di Kotim. Sebelumnya, pihaknya juga turut memberikan dukungan berupa peralatan yang dapat digunakan untuk membantu proses pemadaman.

Axcel berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadapi dampak karhutla.

“Kami berharap kondisi karhutla segera teratasi dan kualitas udara kembali membaik. Yang terpenting, masyarakat tetap menjaga kesehatan dan berhati-hati ketika beraktivitas di luar rumah,” terangnya.

Sementara itu Bendahara DPC Hiswana Migas Sampit Yusran menambahkan bantuan masker diharapkan bisa membantu masyarakat terhindar dari penyakit akibat asap bercampur debu karhutla. Apalagi, kualitas udara di Sampit saat ini berstatus berbahaya.

“Ini bentuk kepedulian kami. Alhamdulillah kegiatan ini disambut positif masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat,” pungkasnya. may/jsi-red

-
-
-