-
Hukrim

Seorang Perempuan Ditemukan Meninggal di Area PT Adaro

147
×

Seorang Perempuan Ditemukan Meninggal di Area PT Adaro

Sebarkan artikel ini
IDENTIFIKASI-Polres Bartim melakukan penyelidikan atas temuan mayat di lahan kosong, samping Kantor PT Wasco, Jalan Houling PT Adaro Km 35, Desa Pulau Patai, Kecamatan Dusun Timur, Selasa (13/10/2026).FOTO ISTIMEWA
-

TAMIANG LAYANG/TABENGAN.CO.ID – Unit Reskrim Polsek Dusun Timur, Polres Barito Timur, menyelidiki penemuan seorang perempuan bernama Siti Rahmah yang meninggal dunia di lahan kosong tempat penumpukan material batu split, di samping kantor PT Wasco, Jalan Houling PT Adaro Km 35, Desa Pulau Patai, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., mengatakan pihak kepolisian telah menerima laporan dan melakukan sejumlah langkah awal untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Begitu menerima laporan, personel Polsek Dusun Timur langsung melakukan langkah-langkah kepolisian, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, hingga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” ujar Eko Sutrisno.

Berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut diketahui setelah Ero Saputra, yang merupakan keponakan korban, menerima kabar dari pihak perusahaan PT Adaro bahwa Siti Rahmah ditemukan tergeletak di lokasi kejadian.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Ero menghubungi anggota keluarga lainnya. Pihak keluarga kemudian menuju RSUD Tamiang Layang untuk menunggu proses evakuasi jenazah. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Dusun Timur untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Dalam penanganan awal, polisi telah membuat laporan, mendatangi TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mendata dan mengamankan sejumlah barang untuk kepentingan penyelidikan.

Barang-barang yang diamankan antara lain satu bungkus nasi beserta sayur, satu baju berwarna biru tua, satu celana panjang hitam, satu kerudung merah muda, satu termos berbahan stainless, serta sepotong kayu dengan panjang sekitar 50 sentimeter.

Berdasarkan pemeriksaan sementara yang tercantum dalam laporan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Terdapat dugaan awal bahwa korban mengalami pingsan akibat paparan gas. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan serta pendalaman lebih lanjut.

Eko menegaskan, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Seluruh kemungkinan masih didalami berdasarkan fakta di lapangan, keterangan saksi, dan hasil pemeriksaan yang tersedia.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian korban. Saat ini, belum ada kesimpulan akhir sehingga masyarakat diharapkan tidak berspekulasi atau mengaitkan peristiwa ini dengan dugaan tertentu sebelum hasil pemeriksaan diperoleh,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepolisian juga akan melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penanganan kasus tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mengevaluasi fakta-fakta yang telah diperoleh dan menentukan tindak lanjut sesuai ketentuan hukum.

Polres Barito Timur mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kematian Siti Rahmah. Kepolisian memastikan proses penyelidikan terus berjalan guna mengungkap secara jelas penyebab kematian korban. pea

 

 

 

-
-
-