-
Spirit Kalteng

Lima Desa di Bartim Terima Bantuan Peralatan PemadamKarhutla dari KSL  

167
×

Lima Desa di Bartim Terima Bantuan Peralatan PemadamKarhutla dari KSL  

Sebarkan artikel ini
Teks: PT Ketapang Subur Lestari (KSL ) salah satu anak perusahaan CAA Group menyalurkan bantuan sarana dan prasarana bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) di lima desa, pada senin (02/11/226) kemarin.
-
Teks: PT Ketapang Subur Lestari (KSL ) salah satu anak perusahaan CAA Group menyalurkan bantuan sarana dan prasarana bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) di lima desa, pada senin (02/11/226) kemarin.

Lima Desa di Bartim Terima Bantuan Peralatan PemadamKarhutla dari KSL

 

Tamiang Layang/TABENGAN.CO.ID- Upaya mencegah kebakaran hutandan lahan (karhutla) membutuhkan kesiapan sejak dini, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanancukup tinggi saat musim kemarau. Kendati demikianperusahaan tidak hanya mengandalkan petugas, keterlibatan masyarakat melalui Masyarakat Peduli Api (MPA) juga menjadi bagian penting dalam menghadapiancaman kebakaran.

Melihat pentingnya kesiapan tersebut, PT Ketapang Subur Lestari (KSL) salah satu anak perusahaan CAA Group di Kab.Barito Timur, menyalurkan bantuanperalatan pemadam kebakaran kepada lima Desa di Kabupaten Barito Timur, Senin (2/11/2026).

Kelima Desa penerima bantuan tersebut yakni Desa Lagan dan Desa Dayu di Kecamatan Karusen Janang, Desa Tampa di Kecamatan Paku, Desa Janah Jari di Kecamatan Awang, serta Desa Bentot di KecamatanPatangkep Tutui.

Bantuan yang diserahkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang tanggap bencanadan peduli lingkungan itu berupa 5 (lima) unit mesinpompa Robin Plus WPR, 5 (lima) set selang inlet spiral berukuran 2 inci dengan panjang 6 meter, 5 (lima) rolselang pemadam berukuran 2 inci sepanjang 30 meter, 5 (lima) buah nozzle jet 2 inci, serta 5 (lima) buah adaptor 2 inci ke 2 inci.

Bantuan CSR tersebut disalurkan melalui pemerintahandesa dimana setiap desa mendapatkan satu paketperalatan dengan jenis dan jumlah yang sama. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Senior Asisten EHS PT Ketapang Subur Lestari, Guido A. Sianturi.

Guido mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuktanggung jawab dan perhatian perusahaan terhadapkebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukungkesiapan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, persoalan karhutla tidak bisa hanyamenjadi tanggung jawab satu pihak. Diperlukanketerlibatan pemerintah desa, masyarakat, sertaperusahaan agar upaya pencegahan dapat berjalan lebihmaksimal.

“MPA merupakan salah satu garda terdepan dalampencegahan karhutla. Karena itu, kami tentunya berharapbantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik untukmendukung kegiatan masyarakat dalam menjagalingkungan dan mengantisipasi potensi kebakaran,” ujarGuido.

Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari lima pemerintah desa penerima. Para kepala desamenyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dukungan yang diberikan PT KSL. Mereka menilai keberadaan sarana pemadam sangat dibutuhkan, terlebih wilayah desa mereka termasuk daerah yang memiliki kerawanan karhutla saat musim kemarau.

Frans Singal selaku Kepala Desa Lagan, Erto selakuKepala Desa Dayu, Misdiano selaku Kepala Desa Tampa, Dikiato selaku Kepala Desa Janah Jari, dan Harapanta Tarigan selaku Kepala Desa Bentot berharapbantuan tersebut dapat menunjang kegiatanpengendalian Karhutla serta meningkatkankesiapsiagaan anggota MPA di masing-masing desa.

Para kepala Desa, juga berharap peralatan yang telahditerima dapat dirawat dan digunakan sebagaimanamestinya, sehingga keberadaannya benar-benarmemberikan manfaat ketika masyarakat menghadapisituasi darurat kebakaran bagi MPA.

Apresiasi terhadap dukungan perusahaan juga disampaikan pihak Kecamatan Paku. Berdasarkaninformasi yang disampaikan oleh Camat Paku melaluisambungan kepada pihak perusahaan setelah menerimalaporan dari Kepala Desa Tampa. Dalam komunikasitersebut, pihak kecamatan menyampaikan terima kasihsekaligus meminta agar bentuk partisipasi perusahaandapat dilaporkan kepada pemerintah daerah, dalam halini Bupati Barito Timur.

Sementara itu, Guido kembali menegaskan bahwamenjaga lingkungan membutuhkan kerja sama dan kepedulian semua pihak. Ia mengatakan, perusahaantidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakatdan pemerintah desa.

“CSR ini bukan sekadar bantuan melainkan bagian dariupaya membangun sinergi. PT Ketapang Subur Lestari tidak dapat menjaga lingkungan sendiri. Kami membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah desa dan Masyarakat Peduli Api. Ketika lingkungan desa amandari api, kehidupan masyarakat dan operasionalperusahaan juga dapat berjalan dengan baik. Kami ingintumbuh bersama lingkungan yang aman dan lestari,” tutup Guido.

Dukungan sarana pemadam ini diharapkan dapatmemperkuat kesiapan masyarakat di lima desa tersebut. Namun keberhasilan pencegahan karhutla tentunya tidakberhenti pada tersedianya peralatan. Kesiapan personel, pemeliharaan sarana, patroli rutin, serta koordinasiantarpihak tetap menjadi hal penting agar upaya menjagalingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.pea

-
-
-