Spirit Kalteng

Pertamina Dukung DPKUKMP Operasi Pasar LPG

19
×

Pertamina Dukung DPKUKMP Operasi Pasar LPG

Sebarkan artikel ini
Comrel Pertamina MOR VI Susanto August Satria dan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya Hadriansyah

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian akan melakukan operasi pasar, seiring dengan meningkatkannya kebutuhan dan permintaan bahan pokok menjelang Ramadan Idul Fitri 1443H/2022 M.
Operasi pasar yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini, terkait meningkatnya permintaan LPG di masyarakat, baik 3 kg, 5 kg dan 12 kg.
Merespon pelaksanaan rencana tersebut, Pertamina berkomitmen mendukung operasi pasar yang diusulkan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Pemerintah Kota Palangka Raya.
Comrel Pertamina MOR VI Susanto August Satria mengatakan, Pertamina juga akan melibatkan Hiswana DPC Palangka Raya dalam pelaksanaan operasi pasar tersebut.
Selanjutnya disampaikan pula untuk kebutuhan LPG akan melibatkan 5 agen PSO (Public Service Obligation) eksisting dan Pertamina juga menyediakan program trade in (tukar tambah) dari LPG 3 kg ke LPG Bright Gas yang melibatkan 2 Agen Non PSO.
“Saat ini sedang dilakukan koordinasi detil untuk pelaksanaannya. Nanti tabung 3 kg ditukar dengan LPG BG, 2 tabung 3 kg jadi tabung 5.5 kg tinggal bayar refill,” tandasnya, saat dibincangi Tabengan, Selasa (5/4/2022).

DPKUKMP Kota Siap Laksanakan
Terpisah Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya Hadriansyah mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan operasi pasar terhadap kebutuhan Liquefied Petroleum Gas (LPG), baik untuk ukuran tabung 3 kg, 5,5 kg dan 12 kg.
Kepada Tabengan ia menuturkan, dilakukannya operasi pasar LPG guna menyikapi tren tingginya permintaan kebutuhan bahan pokok saat Bulan Suci Ramadan 1443 H/2022 M dan Hari Raya ldul Fitri 1443 H/2022 M. Selain itu, Pemko juga berusaha mengantisipasi adanya dinamika ketersediaan gas LPG.
“Biasanya jika menjelang hari besar keagamaan, ketersediaan gas LPG akan mengalami kenaikan harga hingga kelangkaan di pasaran. Mengantisipasi agar hal itu tidak terjadi, kami berinisiatif segera menggelar operasi pasar, khusus gas LPG dalam waktu dekat,” kata Hadriansyah, Selasa.
Untuk itu, pihak DPKUKMP pada Selasa siang telah menggelar pertemuan bersama pihak PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) Kalimantan Tengah, untuk kegiatan operasi pasar gas LPG 3 kg, 5,5 kg dan 12 kg. Ia berharap operasi pasar tersebut akan membantu dan meringankan masyarakat, khususnya masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang berpenghasilan rendah dan kurang mampu, serta usaha kecil dan mikro.
“Jika gas LPG tersebut bisa dijual di operasi pasar dengan harga modal saja atau sesuai Harga Eceran Tertinggi, tentu akan sangat membantu masyarakat. Untuk teknis penjualan, akan kita bahas bersama pihak Pertamina. Yang pasti untuk gas 3 kg khusus untuk masyarakat kurang mampu dan pelaku UKM, sedangkan gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg untuk masyarakat umum,” jelasnya.
Disebutkan Hadriansyah, operasi pasar gas LPG tersebut akan digelar di sejumlah titik di wilayah Kota Palangka Raya, dengan sasaran di 5 kecamatan. “Rencananya akan digelar di kantor kecamatan. Kalau tidak ada halangan, akan kita gelar juga di komplek perumahan agar lebih mudah dijangkau warga,” ujarnya.
“Sejauh ini, ketersediaan gas LPG di Kota Cantik masih aman dan tidak ada kelangkaan. Tapi dengan operasi pasar ini, kita harapkan harganya tidak mengalami kenaikan signifikan, agar seimbang,” pungkasnya. dsn/rgb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *