KUALA KAPUAS/tabengan.co.id – Dua orang bocah cilik (bocil) nekad mencongkel dan mengambil uang yang ada di dalam kotak amal di Masjid Baitul Nutaqim yang berada lingkungan eks Batalyon 631/Antang , Jalan Kalimantan, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat. Mirisnya, kedua anak itu mengaku disuruh orangtuanya.
Salah satu bocil yang berusia 12 tahun saat diinterogasi anggota Batalyon yang saat itu bertugas, mengatakan aksi yang dilakukannya ini karena disuruh bapak kandungnya. Uang hasil curianya akan dipergunakan untuk mabuk-mabukan.
Pencurian kotak amal ini terjadi pada Jumat (22/4). Saat itu sekitar pukul 21.30 WIB, kaum masjid yaitu Yusuf melaporkan kepada Serda Tri Eko, bahwa 2 buah kotak amal yang ada di mesjid dibongkar orang. Serda Eko lalu melakukan patroli, dan menemukan sebuah sepeda tertinggal di samping mesjid tersebut.
Benar saja, pada Sabtu (23/4/2022) dinihari tepatnya pukul 02.00 WIB, saat sedang mengintai, salah satu anak mengendap-endap mau mengambil sepeda gunung tersebut. Melihat keberadaan pelaku dan karena tidak ingin kehilangan, pelaku langsung diamankan sekaligus diintrogasi.
Pada saat diamankan, pelaku pencurian kotak amal ini mengakui perbuatannya. Ia juga mengaku saat membongkar kotak amal, dibantu satu orang rekannya. Bocah itu terlibat setengah mabuk, dan dengan polos menjawab pertanyaan yang dilontarkan petugas.
Karena ada unsur kriminalitas yang diotaki oleh orang dewasa, pelaku langsung kepada aparat Polsek Selat. Diperkirakan uang kota amal yang dicuri mencapai Rp200 ribu lebih. Pelaku mengakui uang itu telah habis dipakai untuk mengkonsumsi minuman keras bersama ayahnya. c-yul











