PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Maraknya berbagai pengungkapan sindikat perjudian, baik daring maupun luring belakangan ini mendapat apresiasi berbagai kalangan.
Aryo Nugroho Waluyo selaku Direktur Lembaga Bantuan Hukum Palangka Raya, memandang perlunya jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah mengikuti tren tersebut. Memanfaatkan momentum pemberantasan perjudian menjadi salah satu cara mendapat kepercayaan masyarakat.
“Jadi soal perjudian dan lain-lain itu harus dibongkar sampai akar-akarnya. Hal ini tampaknya belum kelihatan di Kalteng,” pendapat Aryo.
Aktivis kemanusiaan sekaligus advokat itu, memandang institusi Polri sekarang harus benar-benar mengembalikan lagi kepercayaan masyarakat yang telah berkurang dan mungkin bisa tidak percaya lagi setelah terbongkarnya dugaan kasus pembunuhan Brigadir J.
Menurutnya, saat ini harus ada reformasi total di tubuh Polri. “Sudah ada perintah secara terbuka oleh Kapolri dan kalau ada yang tidak sanggup silakan angkat tangan,” ujar dia.
Aryo memandang perlunya jajaran kepolisian di Kalteng untuk menunjukkan bahwa mereka serius dalam pemberantasan perjudian. Dia menyebut polisi jangan hanya terbiasa menangkap penyedia jasa judi atau pemain judi kecil-kecilan.
“Ya tidak sekadar menangkap pelaku, tapi juga membongkar siapa backing-nya. Hal yang menarik ada perintah Kapolri, jelas siapa pun yang jadi backing-nya harus ditindak dan langsung dipecat,” ucap Aryo. dre











