SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Seluruh Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim), diminta untuk aktif mencari peluang informasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi.
Tujuannya untuk menambah anggaran yang bersumber dari APBN dan APBD Provinsi supaya dapat teralokasi besar ke Kotim di tahun 2023.
“APBD Kotim bukan lah satu-satunya sumber pembiayaan pembangunan , untuk itu Kepala SOPD harus pintar-pintar cari informasi dengan pusat maupun provinsi bagaimana caranya berbekal program yang tepat sasaran APBN dan APBD Provinsi bisa masuk kesini,” ujar Bupati Kotim Halikinnor, Selasa (6/9/2022).
Menurutnya, Kepala SOPD harus bisa dan pintar dalam mencari alokasi dana yang tidak hanya bersumber dari APBD Kotim. Apalagi dengan jumlah APBD yang terbatas, maka diperlukan siasat dari masing-masing Kepala SOPD melakukan penambahan anggaran yang bersumber dari APBN atau APBD Provinsi.
Selain itu ia juga mengimbau kepada Perusahaan Besar Swasta (PBS) agar dapat pula berpartisipasi dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah Kotim, untuk lebih memperhatikan dan membantu desa di sekitar perusahaan. Terutama kebutuhan dasar masyarakat seperti pada bidang pendidikan, kesehatan, air bersih serta akses jalan.
Di sisi lain juga diharapkannya, pihak perusahaan agar dapat mempekerjakan masyarakat lokal dengan harapan angka pengangguran dan angka kemiskinan dapat di tekan.
“Kita akui anggaran yang bersumber dari APBD tentu tidak lah cukup karena harus dibagi-bagi dengan yang lain, untuk itu diharapkan PBS juga dapat berpartisipasi untuk percepatan pembangunan di Kotim,” harapnya. (C-May)











