PEMKAB KOTIM

Permintaan Vaksinasi Meningkat Karena Syarat Perjalanan

26
×

Permintaan Vaksinasi Meningkat Karena Syarat Perjalanan

Sebarkan artikel ini

 

MENINGKAT-Sejumlah warga antre melakukan vaksinasi covid-19 di Kecamatan Baamang (MAYA SELVIANI)

 

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Pusat sudah mengeluarkan aturan persyaratan perjalanan, yakni dengan mewajibkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi tahap tiga atau booster sebagai syarat perjalanan. Berdasarkan surat edaran dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 24 tahun 2022 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri dalam masa pandemi Covid-19, persyaratan perjalanan kini diwajibkan pelaku perjalanan sudah menjalani vaksinasi dosis tiga atau booster.

Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi, membenarkan, jika terjadi peningkatan permintaan untuk vaksinasi tahap tiga. Hanya saja karena kondisi pasokan vaksin saat ini kosong pihaknya tidak bisa menyediakan pelayakanan vaksinasi untuk masyarakat.
“Memang betul terjadi peningkatan permintaan, namun pasokan vaksin kita terbatas kecuali ada dropping lagi dari Provinsi atau Pusat,” ujarnya, Minggu (25/9/2022).

Solusi terkait hal tersebut karena kebijakan perjalanan dalam negeri untuk kapal laut dan udara penumpang sudah harus wajib menjalani vaksinasi booster, jika dimungkinkan pihaknya ingin membuat surat keterangan untuk calon penumpang jika stok vaksin sedang kosong. Sehingga membuat calon penumpang tidak bisa menjalani vaksinasi booster.

“Jadi bukan karena warga yang tidak mau melainkan karena stok vaksinnya yang tidak ada,” ucapnya.

Namun, menurut Umar, hal itu hanya berlaku bagi kapal laut. Karena sejauh ini hanya perjalanan kapal laut yang informasinya masih mau menerima surat keterangan tersebut. Sedangkan untuk perjalanan melalui transportasi udara belum bisa menggunakan alternatif tersebut.
Apalagi penyertaan hasil tes PCR pun, ujarnya, sudah tidak berlaku lagi untuk transportasi udara.

“Karena ketika kita melakukan check in pesawat sudah tertera atau kelihatan jika kita sudah melaksanakan booster atau belum,” tuturnya. (C-May)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *