“Kejadian sekitar pukul 05.30 WIB. Ada gundukan pasir, truk jadinya melambung karena bawa muatan berat,” ucap Sugian, pengemudi truk.
Ia menerangkan, saat itu membawa pupuk dari Sampit menuju Banjarmasin.
“Seharusnya kalau ada material di pinggir jalan ada penandanya, ini tidak ada. Apalagi saya bawa muatan sekitar tujuh ton, jadinya langsung melambung dan masuk ke parit,” ungkapnya.
Sementara, Kasat Lantas Kompol Feriza Winanda Lubis, melalui Kanit Gakkum Iptu Eko Nurhanto mengatakan, jika kecelakaan tersebut telah ditindaklanjuti. Proses evakuasi masih dilakukan oleh pihak sopir baik terhadap pupuk maupun kendaraan yang terguling.
“Kita kembali mengimbau kepada pengendara atau pengemudi agar senantiasa berhati-hati ketika di jalan. Jangan paksakan ketika lelah dan harus istirahat,” imbaunya. fwa











