Selama kurang lebih 60 menit, seluruh petugas melaksanakan operasi penggeledahan, mulai dari pemeriksaan badan WBP, pemeriksaan kamar, hingga tempat-tempat yang dianggap rawan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Palangka Raya, Meldy Putera menerangkan, kegiatan ini digelar secara dadakan dan dilakukan rutin setiap minggunya.
“Kami dengan seluruh jajaran melakukan razia secara mendadak atau insidentil ini selain dari razia rutin yang dilakukan, razia ini dilakukan untuk mengecek apakah di setiap kamar ada barang terlarang ataupun fasilitas yang dianggap tidak sesuai dengan aturan,” tegas Meldy didampingi Kepala Subseksi Keamanan Frendy Arisandy.
Dari hasil razia insidentil ini ditemukan adanya barang-barang, seperti charger rusak, headset, terminal stop kontak, senjata tajam. fwa











