PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Sosok Reinhard Atu Narang sangat dikenal, dan dikagumi di Kalimantan Tengah (Kalteng). Dan tidak salah bila disebut salah satu Bapak Pembangunan di Kalteng. Kala menjabat sebagai Ketua DPRD Kalteng berbagai perhatian diberikan kepada Kalteng dari semua sektor. Baik pendidikan, kesehatan, pembangunan, sampai hal yang lainnya. Semua itu tidak hilang begitu saja, ketika purna tugas sebagai legislator. Sangat disayangkan ada saja yang oknum yang berusaha menyudutkan nama harum beliau.
Ketua Majelis Sinode GKE Wilayah Pelayanan Kalteng, Sipet Hermanto, menyampaikan, bekerja sama dengan pak R Atu Narang itu ketika periode kedua pemerintahan Agustin Teras Narang-Achmad Diran. Memang, selama menjadi mitra DPRD Kalteng semua berjalan dengan baik. Selama itu pula, hubungan antara DPRD dengan pemerintah Kalteng harmonis.
Sosok R Atu Narang, tutur Sipet, adalah pribadi yang rendah hati, dan memiliki kepedulian yang sangat besar bagi Kalteng dari banyak sisi. Tidak hanya saat menjabat sebagai Ketua DPRD Kalteng saja, beliau memiliki kepedulian terhadap Kalteng. Purna tugaspun, beliau rutin memberikan dorongan, bahkan bantuan kepada Kalteng dari banyak hal, terkhusus pendidikan dan kesehatan.
“Saya ketika bertemu dengan beliau mengobrol dengan harmonis, dan bercerita banyak hal. Meskipun sama-sama purna tugas, namun tidak ada sedikitpun dari beliau seolah membeda-bedakan. Usai ibadah, saling bertegur sapa, dan menyampaikan ucapan selamat hari minggu. Itu dari sisi pribadi, beliau itu pribadi yang rendah hati,” kata mantan Kepala Dinas Kehutanan Kalteng ini, saat diminta tanggapan terkait dengan seperti apa sosok R Atu narang saat menjabat sebagai Ketua DPRD Kalteng, dan saat purna tugas, Kamis (2/2) di Palangka Raya.
Dari sisi sosial, lanjut Sipet, meskipun sudah purna tugas, ada begitu banyak bantuan yang diberikan kepada dunia pendidikan dan kesehatan. Sejumlah bantuan yang tidak perlu disebutkan nominalnya, beliau berikan secara tulus, demi kemajuan pendidikan dan kesehatan di Kalteng. GKE menjadi salah satu yang cukp merasakan besarnya bantuan yang diberikan, padahal beliau purna tugas.
Menurut Sipet, perhatian yang diberikan kepada dunia pendidikan, kesehatan, dan gereja bukan tanpa alasan. Itu semata ucapan syukur yang beliau lakukan. Apa yang didapatkan, semua itu adalah berkat dari Tuhan, sehingga beliau ingin mempergunakan berkat tersebut untuk kepujian dan kemuliaan Tuhan.ded











