Spirit Kalteng

Harga Beras Mayang Naik

23
×

Harga Beras Mayang Naik

Sebarkan artikel ini
Harga Beras Mayang Naik

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Memasuki bulan ke-2 di tahun 2023, beberapa barang pokok terpantau relatif stabil. Dari hasil pantauan Dinas Perdagangan Kota Palangka Raya, sebagaimana disampaikan Kabid Perdagangan Hadriansyah, ada 2 item yang mengalami fluktuasi harga adalah beras jenis Mayang dan daging sapi has dalam.

Beras Mayang dalam data yang disampaikan pria yang akrab dipanggil dengan nama Adau terpantau naik sebesar menjadi Rp23.000 per kilogramnya, Kamis (2/2). Sebelumnya beras Mayang pada Selasa (30/1) berada di posisi Rp22.000/kg.

Selanjutnya, untuk beras-beras jenis yang lain tidak mengalami perubahan. Tercatat jenis Pangkoh Rp12.000/kg, Siam Rp16.000/kg, Karang Dukuh Rp21.000/kg dan Mangkok Rp15.000/kg.

Sedangkan daging sapi has dalam, masih dalam data yang sama tercatat mengalami penurunan harga menjadi Rp140.000/kg, yang mana pada (30/1) masih berada pada posisi Rp 150.000/kg.

Terpisah, pada Rabu (1/2) lalu, Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko mengatakan, merujuk hasil pantauan lapangan, diakuinya ada sedikit kenaikan harga pada beras, kemudian untuk stok bahan pokok aman hingga dua bulan ke depan.

Disebutkan Yuas, sebagaimana disampaikan Tim Satgas Pangan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Besar Palangka Raya, kemarin.

“Kita melaksanakan kegiatan ini sesuai arahan dari Presiden, Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Kalteng agar selalu mengecek harga-harga di pasar. Kiranya harga itu selalu dipantau dan dimonitor perkembangannya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Bulog Kanwil Kalteng M Sony Supriyadi mengatakan, dalam menjaga stok dan harga beras di tingkat konsumen, Badan Pangan Nasional melakukan operasi pasar, yaitu dengan pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras yang penyalurannya melalui Bulog di seluruh Indonesia.

“Kami juga melakukan penyaluran beras kualitas medium yang tujuannya untuk mengendalikan, jangan sampai kenaikan harga yang cukup signifikan  dan sudah kami lakukan hampir di seluruh Kalteng. Kami sudah menyalurkan semuanya, bahkan sekarang sudah sampai di angka 1.200 ton,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng Riza Ramadi  menyampaikan, langkah-langkah Pemprov dalam mengendalikan harga beras, yakni dengan menyediakan beras subsidi. Pada beras subsidi itu ada beras pera dan beras pulen yang dapat menjadi pilihan masyarakat. dsn