-
Spirit Kalteng

Penyerapan APBN di Kalteng Masih Rendah

33
×

Penyerapan APBN di Kalteng Masih Rendah

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/FERRY WAHYUDI RILIS KINERJA- Kanwil DJPb Kalteng ketika melakukan rilis kinerja APBN 2023 per 31 Januari.
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Memasuki awal triwulan I 2023, capaian kinerja penyerapan APBN di Kalimantan Tengah masih terbilang rendah. Sejumlah cara dilakukan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalteng guna mengurai kendala tahunan tersebut.

Kepala Kanwil DJPb Kalteng Hari Utomo mengatakan, jika dibandingkan dengan periode serupa di tahun sebelumnya, capaian kinerja APBN di Kalteng juga mengalami penurunan. Tidak semua satker ternyata siap untuk melakukan realisasi anggaran.

“Bicara target, pada triwulan I ini sebesar 21 persen ternyata agak berat, karena kondisinya di awal tahun tidak semua satker siap melakukan akselerasi. Hanya KPU, Bawaslu dan Polri yang siap karena mereka mempunyai agenda yang telah masuk tahapan dan perlu dieksekusi segera,” katanya usai melakukan rilis kinerja APBN Kalteng per 31 Januari di Aula KPP Pratama, Jalan Yos Sudarso, Kamis (23/2).

Menindaklanjuti temuan tersebut, lanjut Hari, sejumlah cara dilakukan DJPb Kalteng agar realisasi APBN dapat berjalan sesuai tahapan. Yakni melakukan 1 on 1 atau mendatangi satu per satu setiap satker yang mengalami kendala dalam melakukan akselerasi kegiatan dan penyerapan.

“1 on 1 kita lakukan dengan mendatangi setiap satker guna mengidentifikasi kendala dan memberikan solusi agar target di triwulan 1 dapat selesai,” sebutnya.

Setelah melakukan kegiatan tersebut, ternyata ditemukan sejumlah kendala yang mengambat jalannya akselerasi kegiatan oleh para satker, seperti masih adanya DIPA yang terblokir, lalu alokasi dana yang belum ada petunjuk teknis.

“Kemudian ada juga yang memang anggarannya disuruh menahan dan tidak semua kegiatan dieksekusi karena menyangkut penyesuaian kegiatan, lalu pengelola keuangan yang belum ditetapkan oleh pejabat berwenang,” tuturnya.

Kakanwil menambahkan, dari tahun ke tahun Kementerian Keuangan berupaya agar dokumen perencanaan bisa segera diterima secepatnya, sehingga di akhir tahun bisa dibagi ke satker untuk meneliti dan menyiapkan.

“Secara persentase jika dibandingkan dengan kinerja di 2022, maka terjadi penurunan untuk awal tahun ini dengan periode yang sama,” pungkasnya. fwa

-
-
-