-
Spirit Kalteng

25 Ribu Ikan Disebar di Danau Bulat Katingan

66
×

25 Ribu Ikan Disebar di Danau Bulat Katingan

Sebarkan artikel ini
-
TABENGAN/IST
PERIKANAN– Senator Kalteng Agustin Teras Narang bersama dengan Bupati Katingan Sakariyas melepasliarkan ikan khas atau endemik Kalteng papuyu atau betok di Danau Bulat Kabupaten Katingan, beberapa waktu lalu.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang, memberikan perhatian yang sangat serius dalam pembangunan dan pengembangan potensi perikanan di Kalteng. Dimulai dengan peningkatan sarana dan prasarana Intaslasi Budidaya Ikan Lahan Gambut (IBILAGA) di Kabupaten Pulang Pisau.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan respon positif atas langkah pengembangan perikanan di Kalteng yang dilakukan tokoh Kalteng ini. Tidak cukup sampai di situ, Teras Narang kembali melaksanakan agenda terkait dengan masalah perikanan dalam sebuah seminar, dan ditutup dengan penyebaran benih ikan di Danau Bulat Kabupaten Katingan

Anggota Dewan Perwakilan daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Kalteng Agustin Teras Narang menyampaikan, tindak lanjut dari seminar terkait dengan masalah perikanan, ditutup dengan penyebaran benih ikan. Ada sebanyak 25 ribu benih ikan yang disebar di Danau Bulat Kabupaten Katingan.

“Ikan yang disebar adalah ikan endemik atau asli Kalteng, yakni papuyu atau betok. Apresiasi kepada Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin, Evalawati, yang secara langsung menyerahkan bibit kepada saya selaku perwakilan DPD RI dapil Kalteng, dan juga kepada Bupati Katingan Sakariyas, untuk kemudian dilepaskan,” kata Teras Narang, terkait dengan tindak lanjut seminar masalah perikanan, Minggu (26/2).

Menurut Teras Narang, ini adalah kelanjutan dari serangkaian aksi yang telah mereka mulai sejak beberapa bulan lalu. Sebagai bagian juga dari tugas Komite II DPD RI, untuk menggelorakan giat perikanan di Kalteng. Sektor perikanan diharapkan jadi andalan perekonomian negara kita yang merupakan negara kepulauan dengan 2/3 merupakan wilayah laut, negara maritim, negara bahari dan sekaligus negara dengan potensi perairan darat yang besar. Jadi ini bukan semata untuk Kalteng.

Ikan adalah bagian dari kehidupan kita, lanjut Gubernur Kalteng Periode 2005-2015 ini. Kita punya potensi ekonomi dari sektor ini, jadi mesti dioptimalkan. Indonesia penuh dengan berbagai aturan yang mengundang investasi. Kalau kemudian investor datang dan kita tidak siap, maka kita akan ketinggalan dan jadi penonton. Kita perlu sadar, kekuatan kita untuk penguatan ekonomi ini ada di daerah, sehingga dengan begitu sektor perikanan di daerah kita perlu dibenahi.

Menurut Teras Narang, hal ini bagian dari peran mereka wakil daerah, anggota DPD RI yang merepresentasikan kepentingan daerah kita di parlemen. Sebagai anggota DPD RI, pada Januari lalu, dirinya telah menyurati Menteri Kelautan dan Perikanan agar memberikan atensi pada sektor perikanan Kalteng, khususnya pada pengembangan IBILAGA Pulang Pisau yang jadi pusat inovasi benih ikan perairan lahan gambut.

“Sepekan kemudian surat itu ditindaklanjuti. Dalam rapat bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, respon cepat mereka ini saya apresiasi dan mudahan segera ada tindak lanjut yang lebih nyata di lapangan, sehingga IBILAGA Pulang Pisau dapat jadi model dan percontohan untuk Indonesia, bahkan dunia bila memungkinkan,” Teras Narang menambahkan.

Teras Narang menyampaikan, peran DPD RI untuk pengembangan sektor perikanan daerah sangatlah penting. Pemerintah Kabupaten Katingan juga diharapkan, terus mengembangkan program pembangunan sektor perikanan di daerahnya, begitu pula kepala daerah lain. Secara khusus mengembangkan sektor perikanan endemik, yang khas Kalteng maupun perikanan lahan gambut.

Teras Narang meminta seluruh elemen masyarakat juga dapat menyuarakan hal yang sama, penguatan sektor perikanan. Sebab dimensi perikanan selain mendukung penguatan gizi masyarakat, juga terkait erat dengan penguatan ekonomi yang memperkuat keuangan daerah kita. Apabila keuangan daerah kuat, maka agenda pembangunan pun bisa lebih terasa ke masyarakat.

Sekali lagi, ungkap Teras Narang, dirinya mengapresiasi seluruh pihak yang secara kolaboratif menggelar acara untuk penguatan sektor perikanan Kalteng. Secara khusus untuk insan-insan perikanan dan ahli perikanan  dari Universitas Kristen Palangka Raya yang terus turun ke masyarakat untuk memperkuat eksistensi ikan endemik Kalteng serta mendukung perekonomian daerah.

Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau tidak sekarang, kapan lagi?. ded

-
-
-