
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Tokoh muda Pantekosta yang merupakan Sekretaris Persatuan Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI) Kalteng Dr Sahat Sirait mendorong Ben Brahim S Bahat untuk maju dalam kontestasi Pilgub Kalteng mendatang. Dirinya mendukung Bupati Kapuas dua periode itu untuk maju dan ambil bagian dalam pesta demokrasi tersebut.
“Kami menilai sosok Ben Brahim merupakan pemimpin perubahan yang berpotensi bagus dalam membangun Kalimantan Tengah ke depan. Banyak faktor dan alasan positif kenapa beliau cocok menjadi calon pemimpin Kalteng di masa mendatang,” ujarnya kepada Tabengan, baru-baru ini.
Beberapa alasan yang dikemukakannya, seperti pengalaman birokrasi yang memang tidak terbantahkan lagi. Figur Ben Brahim dianggap sangat mengerti birokrasi, sehingga punya dampak yang besar bagi pembangunan daerah.
Ben Brahim dinilai memahami berbagai persoalan di Kalteng, khususnya bidang infrastruktur hingga sumber daya manusia (SDM). Kenapa infrastruktur? Karena latar belakang Ben Brahim sendiri sebagai mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalteng di masanya dinilai cukup mumpuni.
Dia menambahkan, Ben Brahim satu-satunya putra Kalteng yang memiliki lisensi, serta mematenkan secara nasional dan internasional, teknologi instrumen tower sederhana untuk melakukan pemancangan akhir tiang jembatan (erection).
“Ini sangat membanggakan karena beliau memiliki pengalaman yang bagus sekali dalam pembangunan,” ujarnya.
Sahat Sirait juga melihat dari sudut pandang pendidikan, yang harapannya ke depan banyak perubahan bisa dilakukan ketika Ben Brahim bisa memenangkan Pilgub mendatang.
Salah satu contohnya adalah dikembalikannya program beasiswa, yang beberapa waktu ini diduga sudah tidak ada. Padahal adanya program terkait, sangat membantu meningkatkan motivasi, sekaligus kualitas pendidikan seorang abdi pelajar di tingkat mana pun. Bahkan banyak lagi harapan-harapan bidang pendidikan, seperti dioptimalkannya kembali rumah-rumah dinas guru di pelosok desa.
“Saya berharap dan yakin figur seorang Ben Brahim juga peduli dengan kondisi pendidikan kita, banyak hal yang mesti dibenahi. Melalui sosok yang berpengalaman dan mengerti birokrasi inilah masa depan Kalteng bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. drn





