SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengantisipasi peningkatan inflasi di akhir tahun dan pada momen-momen yang berpotensi terjadi lonjakan inflasi.
Wakil Bupati Kotim Irawati memprediksi tingkat inflasi yang terjadi di kota Sampit akan mengalami kenaikan jelang akhir tahun sampai memasuki tahun baru mendatang.
“Kemungkinan inflasi akan tinggi, karena ada dua momen besar di bulan Desember yang pertama pelaksanaan hari raya keagaaman Natal dan tahun baru,” ungkapnya Minggu (18/12).
Dimana menurutnya daya beli masyarakat untuk menghadapi dua momen kegiatan tersebut diprediksi meningkat dari bulan-bulan sebelumnya.
Sejumlah faktor pemicu peningkatan inflasi yaitu meningkatnya permintaan barang seperti saat hari besar keagamaan, tahun ajaran baru, serta akibat psikologis masyarakat. Penurunan jumlah penawaran yang disebabkan berkurangnya hasil panen, akibat faktor cauaca seperti saat ini, juga mempengaruhi transportasi sehingga berdampak pada stok. Faktor lainnya yang menjadi pemicu inflasi yaitu terhambatnya distribusi barang akibat kendala infrastruktur. Selain itu bisa juga akibat dampak kebijakan pemerintah seperti kenaikan listrik, cukai rokok dan lain-lain.
“ Jadi sejak jauh-jauh hari harus kita antisipasi, menjelang akhir tahun ini momen apa saja yang berpotensi terjadi peningkatan inflasi,” terangnya.(C-May)











