PALANGKA RAYA – Kader PSI – Partai Solidaritas Indonesia, Eldoniel Mahar kembali menanggapi komentar di media masa menyangkut pendiriannya atas aksi unjuk rasa TORA di kantor BPN Kota Palangka Raya, Senin (3/4).
Disebutkan Cucu dari Mahir Mahar tersebut, bahwa dirinya kembali menegaskan bahwa permohonan hak kepemilikan atas tanah di kantor BPN terkait SKB TORA (yang baru-baru ini diserahkan secara “Terbuka” dan “Trasparan” oleh Presiden Jokowi tidak harus dengan melakukan aksi unjuk rasa, cukup dengan mengajukan permohonan ke BPN, bagi yang belum mengajukan permohonan atau menanyakan kelanjutan proses permohonan bagi yang telah/pernah mengajukan permohonan sebagaimana layaknya permohonan hak atas tanah selama ini.
Selanjutnya, Eldoniel Mahar yang akrab di sapa Bang Eldon ini juga mengatakan, jika lahan atau tanah yang dimohonkan itu masuk dalam wilayah TORA tentu tidak ada alasan bagi pihak BPN untuk tidak memprosesnya, sepanjang persyaratannya 100 persen lengkap dan mereka (pihak BPN) telah memiliki kesiapan serta anggaran (dana) untuk melakukannya.
“Dalam memproses permohonan tersebut tentu tak bisa dilakukan dengan serta merta namun memerlukan waktu dan keharusan mengikuti prosedur sesuai aturan yang berlaku di negeri ini,” teganya.
Intinya adalah, sambung Bang Eldon, pendirian tersebut semata mata berdasarkan dorongan, niat hati memberikan pemahaman serta pilihan alternatif lain pada masyarakat luas dalam hal memohon hak kepemilikan atas tanah mereka, selain melakukan unjuk rasa, yang tentu saja memerlukan sumber daya, tenaga serta biaya yang relatif jauh lebih besar.
“Pada saatnya nanti, dalam waktu dekat pendirian dan pemahaman ini akan saya tunjukan serta buktikan (prakteknya) secara langsung dengan mengajak rekan wartawan untuk mengikuti saya saat mengurus dan/atau menanyakan dan/atau menelusuri status permohonan atas tanah saya di kantor ATR/BPN setempat,” tegasnya. dsn











