-
Spirit Kalteng

Asdy dan Andina Narang Mundur dari PDI Perjuangan

59
×

Asdy dan Andina Narang Mundur dari PDI Perjuangan

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/YULIANUS MENYERAHKAN – Inset Asdy Narang. Andina Thresia Narang, Anggota DPRD Kalteng usai menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai Anggota DPRD Kalteng sekaligus sebagai pengurus, kader dan Anggota PDI Perjuangan kepada Ketua DPRD Kalteng H Wiyatno SP, Jumat sore (14/4).
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dua politisi kawakan PDI Perjuangan Kalimantan Tengah (Kalteng) Asdy Narang dan Andina Thresia Narang mengambil keputusan mengejutkan. Keduanya memastikan telah mundur dari partai berlambang Banteng gemuk moncong putih.

Pengunduran diri keduanya disampaikan Andina secara langsung kepada Ketua DPRD Kalteng sekaligus Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalteng H Wiyatno SP, di ruang kerjanya di gedung dewan, Jumat sore (14/4).

Andina yang duduk di Komisi III DPRD Kalteng bidang kesejahteraan rakyat (Kesra) itu juga sekaligus menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai Anggota DPRD Kalteng.

Asdy Narang saat dihubungi Tabengan mengakui bahwa dirinya secara resmi telah menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai pengurus, kader serta Anggota PDI Perjuangan Kalteng.

“Tertanggal 14 April 2023 saya secara resmi mengundurkan diri dari PDI Perjuangan, sekaligus mengembalikan KTA PDI Perjuangan melalui adik saya kepada Bendahara DPD sekaligus Ketua DPRD Kalteng,” kata Asdy.

Sementara Andina Thresia Narang saat dibincangi awak media di gedung dewan mengatakan, sejak 14 April 2023 dia secara resmi menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai Anggota DPRD Kalteng sekaligus sebagai pengurus, kader dan Anggota PDI Perjuangan.

Surat pengunduran dirinya tersebut telah disampaikan kepada Ketua DPRD Kalteng.

“Saya sudah mengajukan pengunduran diri saya sebagai Anggota DPRD Kalteng sekaligus sebagai pengurus, kader serta Anggota PDI Perjuangan kepada Ketua Dewan. Saya mengapresiasi beliau (Ketua Dewan) mampu menyikapi apa yang menjadi keinginan saya dengan bijak,” kata Andina.

Ia menyampaikan bahwa keputusannya untuk mundur dari PDI Perjuangan sudah dipikirkan secara matang, sehingga tepat Jumat (14/4) yang merupakan hari yang baik secara resmi menyampaikan surat pengunduran dirinya.

“Keputusan ini sudah saya pikirkan dengan sangat matang, sudah lama saya pikirkan. Dan hari ini adalah hari yang tepat. Kedepannya akan kita pikirkan, saya kecil dari keluarga politik, besar di keluarga politik. Bahkan pagi berbicara politik sampai tidurpun bicara politik, jadi politik sudah mendarah daging buat saya,” tegasnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Kalteng, yang telah menerima surat pengunduruan dirinya dengan baik, walaupuan sempat ada resistensi.

“Pada hari ini mengajukan pengunduran diri saya sebagai Anggota DPRD Kalteng, diterima sangat baik oleh Pak Ketua, saya berterima kasih kepada Pak Ketua, teman-teman Anggota DPRD Kalteng yang selama ini telah mensuport. Ketua amat bijaksana menerima itu, walaupun Ketua sempat ada resistensinya tetapi setelah kita bicara panjang, ngobrol dari hati ke hati berbicara akhirnya Ketua bisa menerima dengan sangat baik. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pimpinan Dewan, teman-teman di dewan, staf sekretariat yang selama ini telah membantu serta konstituen saya,” ucapnya.

Andina merupakan Angota DPRD Kalteng dua periode yakni periode 2014-2019 dan 2019-2023 dari daerah pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya dan terbilang sangat sukses dalam karir politiknya sehingga dia juga dipercayakan menjabat sebagai Ketua Kaukus Perempuan Parlemen selama dua periode.

Terkait langkah kedepan dalam menyokong karir politiknya, Andina belum mau berkomentar banyak.

“Nanti kita pikirkan kedepan, pastinya akan kita rilis nanti dengan kawan-kawan media,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, awak Tabengan masih berupaya melakukan konfirmasi Kepada Ketua DPRD Kalteng H Wiyatno SP dan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng Arthon S. Dohong. sgh/nvd

-
-
-