Hukrim

Ngaku Ditantang Duel, Sriosako Laporkan Nadalsyah

35
×

Ngaku Ditantang Duel, Sriosako Laporkan Nadalsyah

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/DIDIN MELAPOR- Legislator DPRD Kalteng HM Sriosako ketika menyerahkan laporan terkait perbuatan tidak menyenangkan ke Direskrimum Polda Kalteng, atas nama H Nadalsyah.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Legislator dari DPRD Kalteng HM Sriosako melaporkan Bupati Barito Utara H Nadalsyah (Koyem), yang juga sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng. Hal itu sebagai buntut dari pengakuan Sriosako atas chat Whatsaps (media sosial) antara dirinya dan H Nadalsyah yang dinilainya merupakan ajakan tantangan untuk berduel. Ketika ditemui di Polda Kalteng, Senin (29/5), dirinya mengaku tidak tahu menahu kenapa ada tantangan yang dilontarkan kepada dirinya.

“Dalam chatnya yang berbahasa Bakumpai, sudah sampai omongan Junai dan Ketua DPC lainnya, nanti habis hari raya mengajak untuk bertemu berdua mencoba keberanian tanpa adanya perantara, bejanji dimana kita bertemu tanpa ketahuan orang. Melihat yang begitu, ya saya ladeni saja dan kujawab oke sampai matei (sampai mati), yang dibalas oke juga,” ujarnya.

Dirinya juga menilai tantangan semacam itu artinya adalah berkelahi sampai mati dengan atau tanpa menggunakan senjata.

Setelah beberapa waktu, ceritanya, Sako kemudian menyampaikan chat WA kepada Nadalsyah dengan bahasa Bakumpai menunggu saja ini dan dibalas oleh Nadalsyah bahwa dirinya tanggal 11 akan ke Palangka Raya. Ternyata obrolan di chat itu kembali bergulir pada tanggal 11 yang dijawab kembali oleh Nadalsyah dirinya masih di Bandara Jakarta ingin ke Palangka Raya, yang akhirnya kembali mendapat respon dari Sako, mempertanyakan lagi hal tersebut. Sayangnya pada chat tersebut, Sako tidak mendapat balasan apa-apa dan menganggap hal ini bisa saja menjadi ancaman bagi dirinya.

“Saya mulai mengkhawatirkan diri dan berpikir serta was-was, jangan-jangan tidak ada balasan ini, bisa saja yang bersangkutan mengupah seseorang tanpa kita ketahui. Bahkan bisa juga kalau saat ini ketemu yang bersangkutan, bisa saja malah aku yang “didahulukan”” ujarnya.

Maka berdasarkan itu, dirinya secara langsung melaporkan Nadalsyah atas perbuatan tidak menyenangkan ke Direskrimum Polda Kalteng.

Dirinya juga menambahkan memang kalau berbeda pendapat itu adalah persoalan politik. Artinya tidak malah membawa ke persoalan pribadi. Pada poin ini, dirinya melihat hal itu semacam masuk ke ranah pribadi, dengan mengajak dirinya untuk berduel. Sako juga berharap masalah ini bisa jadi pelajaran ke pihak mana pun, untuk lebih berhati-hati dalam media sosial maupun antar sesama.drn

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *