Hukrim

Korban Jatuh dari Jembatan Katingan Ditemukan

27
×

Korban Jatuh dari Jembatan Katingan Ditemukan

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/SUSENO EVAKUASI- Jenazah Simon Woyak (52) saat akan dievakuasi ke RSUD Mas Amsyar Kasongan, Senin (29/5) pagi.

KASONGAN/TABENGAN.CO.ID– Petugas PLN Kasongan, Simon Woyak Boy Letora, warga Jalan Langsat Kasongan, Kabupaten Katingan, yang diduga terjatuh dari atas Jembatan Katingan pada Sabtu (27/5) malam, berhasil ditemukan, Senin (29/5) sekitar pukul 07.30 WIB.

Korban ditemukan oleh masyarakat di sekitar Desa Luwuk Kiri, Kecamatan Tasik Payawan dengan posisi terdampar di pinggir sungai. Korban diduga terjatuh ke DAS Katingan dan tenggelam, bahkan hanyut terbawa arus sungai.

Kapolres Katingan AKBP I Gede Putu Widyana SIK melalui  Kapolsek Katingan Hilir AKP Eko Priono SH MH membenarkan korban Simon Woyak Boy Letora yang merupakan petugas PLN Kasongan mengalami lakalantas tunggal di atas Jembatan Katingan pada Sabtu sekitar pukul 22.30 WIB.

“Kita bersama Tim Basarnas, BPBD, Satpol Airud, serta relawan telah melakukan penyisiran dari lokasi jatuhnya korban hingga ke hilir DAS Katingan. Pencarian korban selama 2 hari yang pada akhirnya, Senin (29/5) sekitar pukul 07.30 WIB, korban ditemukan di sekitar Desa Luwuk Kiri, Kecamatan Tasik Payawan. Tim kita bersama BPBD langsung menuju ke lokasi,” kata Eko.

Menurut Eko, korban langsung dievakuasi ke RSUD Mas Amsyar Kasongan untuk dilakukan visum et repertum. Namun, atas permintaan keluarga korban, mereka menolak untuk dilakukan autopsi terhadap mayat korban.

Dari hasil visum luar oleh tim dokter RSUD Mas Amsyar Kasongan, tidak ditemukan tanda-tanda akibat kekerasan penganiayaan, tapi ditemukan adanya luka akibat kecelakaan lalu lintas. Diperkirakan korban laka tunggal dan tercebur ke sungai.

“Sejauh ini masih kita dalami mengenai motif ataupun permasalahan sebelumnya, tapi yang kita tahu saat itu korban berpamitan dengan keluarganya untuk memperbaiki listrik warga yang mengalami gangguan. Namun korban tidak pulang hingga pukul 22.30 WIB, sehingga pihak keluarga mencari korban. Saat itu menemukan kendaraan milik korban berada di atas Jembatan Katingan, sedangkan korban tidak ada di lokasi tersebut,” kata Eko.

Dari data di lapangan yang dihimpun Tabengan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga Desa Luwuk, yakni Hari. Pagi itu ia ingin ke Kasongan dengan menggunakan perahu motor, namun saat melintas ia melihat benda yang mencurigakan terdampar di pinggir Sungai Katingan. Saat dilihat lebih dekat, ternyata benda tersebut sesosok mayat yang sedang dicari keberadaannya yang terjatuh dari atas jembatan dengan ciri-ciri baju yang digunakan korban. Dirinya pun langsung menghubungi pihak keluarga korban.

Mengetahui korban sudah ditemukan, keluarga korban khususnya istri dan anak-anaknya histeris hingga korban dibawa ke kamar jenazah RSUD Mas Amsyar kasongan. Istri korban yang tidak kuasa melihat kondisi suaminya mengalami pingsan beberapa kali. Begitu juga anak-anak korban berteriak histeris karena orang yang paling mereka cintai telah pergi selama-lamanya.

Setelah dilakukan visum luar, korban oleh pihak keluarganya langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Langsat Kasongan untuk disemayamkan. c-sus

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *