Spirit Kalteng

Arut Utara Kembali Diterjang Banjir 

30
×

Arut Utara Kembali Diterjang Banjir 

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/YULIANTINI BANJIR- Kapolsek Arut Utara Ipda Edi Hariyanto pimpin langsung penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir dan melakukan monitoring.

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir, menyebabkan hulu Sungai Arut meluap dan membanjiri permukiman penduduk bantaran sungai, seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Arut Utara.

Kapolsek Arut Utara Ipda Edi Hariyanto mengatakan, pihaknya melakukan monitoring perkembangan banjir yang melanda Kecamatan Arut Utara. Saat ini Kelurahan Pangkut, Desa Nanga Mua dan Desa Kerabu terdampak luapan Sungai Arut.

Untuk Kelurahan Pangkut, menurut Edi, banjir terjadi di  RT 001 dan RT 002, ketinggian air sekitar  30  cm sampai 60 cm. Sementara warga yang terdampak banjir 49 Kepala Keluarga.

Di Desa Kerabu sendiri, banjir terjadi di RT 001, RT 003, dan RT 004, dengan ketinggian air sekitar  20 cm sampai 50 cm. Jumlah  warga yang terdampak kurang lebih 20 KK. Untuk Desa Nanga Mua, banjir terjadi di RT 003, dengan ketinggian air sekitar 30 cm sampai 50 cm, dan warga yang terdampak banjir  27 KK.

“Banjir berasal dari kiriman hulu Sungai Arut, akibat dari curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari lalu. Adapun langkah-langkah yang telah kami lakukan, antara lain dengan memberi imbauan kepada warga agar tetap waspada, adanya banjir agar mengamankan harta benda dan surat penting serta jaga keselamatan, mengingat sampai dengan saat ini curah hujan cukup tinggi,” kata Kapolsek Arut Utara, Senin (10/7).

Selain itu, lanjut Kapolsek, memberikan imbauan kepada para pengguna jalan, baik roda 2 maupun roda 4, untuk berhati-hati pada saat melintas di seputaran jalan yang terendam banjir.

“Selain memberikan imbauan kepada warga yang terdampak banjir, kami pun dengan gerak cepat menyalurkan bantuan sosial bagi warga yang terkena musibah banjir, karena saat ini warga yang terdampak banjir tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya, sehingga bantuan tersebut untuk meringankan beban,” imbuhnya.

Dia menambahkan, Polsek Arut Utara juga melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan dalam penanganan korban bencana banjir di wilayah Kecamatan Arut Utara. Dalam hal ini menyiapkan gedung serba guna sebagai tempat pengungsi dan dapur umum. Tempat pengungsian juga disediakan di tiap kelurahan dan desa.

“Hingga saat ini belum ada warga yang terdampak banjir mengungsi, akan tetapi untuk mengantisipasi, kami bersama pihak kecamatan maupun desa telah menyiapkan tempat untuk mengungsi, begitu juga dengan dapur umum. Kami meminta kepada warga jika debit air sungai terus meningkat, dan banjir mulai mengkhawatirkan, sebaiknya segera mencari tempat yang lebih aman,” kata Edi. c-uli

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *