PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang menyikapi serius masalah Fakuktas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR). Minimnya putra putri Kalteng yang diterima di Fakultas Kedokteran UPR sebuah kejadian yang cukup menyedihkan. Padahal, hadirnya Fakultas Kedokteran di UPR, ditujukan khusus kepada putra putri suku Dayak di Kalteng.
Menurut Teras Narang, minimnya putra putri Kalteng yang diterima di Fakultas Kedokteran UPR, sudah disampaikan ke Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Menristekdikti) Nadiem Makarim, secara resmi melalui surat. Surat yang disampaikan itu meminta kepada Menristekdikti untuk memberikan kebijakan khusus kepada UPR di Fakultas Kedokteran.
“Saya sudah sampaikan secara resmi kepada Menristekdikti, terkait dengan minimnya pelajar Kalteng, yang diterima di Fakuktas Kedokteran UPR. Poinnya, saya meminta Menristekdikti untuk memberikan kebijakan khusus kepada UPR agar memprioritas penerimaan putra putri Kalteng di Fakultas Kedokteran,” kata Gubernur Kalteng 2 periode ini, saat menyampaikan langkah yang ditempuh terkait minimnya pelajar Kalteng diterima di Fakultas Kedokteran UPR, via WhatsApp, Minggu (6/8).
Teras Narang menegaskan, Fakultas Kedokteran di UPR lahir pada saat dirinya masih menjabat sebagai Gubernur Kalteng periode 2005-2015. Tujuannya semata untuk memperjuangkan dan memberikan kesempatan yang luas kepada pelajar Kalteng, terkhusus yang tidak mampu untuk meningkatkan SDM dengan baik.
Fakuktas Kedokteran ini terus diperjuangkan, ungkap Teras Narang, sampai akhirnya resmi dibentuk sebagai solusi bagi pelajar Kalteng yang tidak mampu kuliah kedokteran di luar Pulau Kalimantan. Sebab itu, minimnya pelajar Kalteng yang diterima di Fakultas Kedokteran sebuah kejadian yang cukup memprihatinkan, padahal yang menjadi prioritas adalah pelajar Kalteng. ded











