Spirit Kalteng

Tokoh Pers Kalteng H Sutransyah Tutup Usia

30
×

Tokoh Pers Kalteng H Sutransyah Tutup Usia

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/DODY KHAIRI ASYADI DIMAKAMKAN- Suasana pemakaman mantan Ketua PWI Kalteng H Sutransyah di Pemakaman Muhammadiyah Palangka Raya di Kawasan Sabaru, Kamis (7/9). Inset: Almarhum H Sutransyah semasa hidup.

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Dunia pers Kalteng berduka. Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalteng H Sutransyah yang merupakan tokoh pers dan wartawan senior, tutup usia pada Rabu (6/9) pukul 19.00 WIB, di RS PKU Muhammadiyah Palangka Raya. Bang Sutran, sapaan akrabnya, meninggal dunia di usia ke-58 tahun.

Almarhum dikenal kalangan jurnalis Kalteng sebagai sosok yang ramah, humoris, dan supel bergaul dengan banyak kalangan. Apalagi almarhum juga kerap merangkul siapa pun, sehingga memiliki banyak rekan dan teman, semasa hidupnya.

Bang Sutran memiliki dedikasi yang tinggi terhadap perkembangan dunia pers di Kalteng, sehingga banyak memberikan kontribusi positif bagi kemajuan jurnalistik di wilayah tersebut. Almarhum yang sebelumnya disemayamkan di rumah duka Jalan Temanggung Usin RTA Milono km 8 Palangka Raya, dimakamkan di Pemakaman Muhammadiyah Palangka Raya di Kawasan Sabaru, usai Salat Zuhur, Kamis (7/9).

Selain memiliki dedikasi tinggi, almarhum juga banyak melahirkan generasi pers di Kalteng. Banyak tokoh di provinsi ini yang berhasil, baik di dunia jurnalistik, politisi, abdi negara hingga di lingkungan kampus. Berawal dari loper koran, kerja keras dan usaha yang kuat dari seorang Sutransyah tidak sia-sia.

Berkat karakter dirinya yang ramah dan baik kepada semua orang, almarhum didapuk duduk memegang jabatan Ketua PWI Kalteng hingga tiga periode, yaitu sejak 2000-2005, 2009-2014 dan 2014-2019. Di masa-masa itu, Bang Sutran sempat menjadi mantan Kepala Biro Banjarmasin Post. Bahkan Sutran juga sebagai pemegang Pers Card Number One (PCNO) yang dikeluarkan PWI Pusat pada peringatan Hari Pers Nasional di Surabaya pada 2019 silam.

“Kita kehilangan sosok panutan di bidang jurnalistik. Teladan yang banyak memengaruhi perkembangan pers di Kalteng,” ungkap Ketua PWI Kalteng M Harris Sadikin, Kamis.

Selama menjadi Ketua PWI, kata Harris, beliau banyak mencetuskan program berbasis pengembangan sumber daya wartawan. Beliau termasuk orang yang berjuang, sehingga terselenggaranya Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) di Kalimantan Tengah. Tidak hanya di Kalteng, sosok beliau dikenal lingkungan pers hampir di seluruh Indonesia.

Kiprah beliau di PWI, jelas Harris, banyak membuat gebrakan dalam upaya membangun sumber daya wartawan. Tahun 2016, untuk pertama kalinya PWI Kalteng berhasil meraih juara 3 nasional dalam perhelatan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Bandung, Jawa Barat. Ketika itu, beliau langsung yang memimpin kontingen Kalteng, selaku Ketua PWI.

“Beliau telah meletakkan dasar dan pondasi yang kokoh untuk organisasi PWI. Apa yang kami jalankan sekarang, tiada lain melanjutkan perjuangan beliau yang dasar pondasinya sudah sangat kuat. Cukup banyak peran dan pengorbanan beliau untuk PWI Kalteng, termasuk kepada saya secara pribadi,” ujar Harris. drn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *