PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Bentrok di Desa Pelantaran, DAD Kalteng Minta Semua Pihak Menahan Diri. Terkhusunya lagi kepada semua aparat penegak hukum (APH) yang berwenang dalam permasalahan tersebut. Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua II DAD Kalteng, Yansen Binti.
Ia meminta APH dalam hal ini Polri dibantu dengan TNI agar dapat tegas untuk dapat menguasai lokasi tersebut. Ia juga sudah menyarankan proses hukum positif.
“Gunakan hukum positif saja. Jadi jangan ada pengerahan-pengerahan masa. Jangan sampai ada yang menggoreng sana sini yang nantinya dapat menimbulkan kesalahpahaman sehingga memunculkan perpecahan dan tidak tentram antara sesama,” katanya saat dihubungi, Senin (11/9/2023).
Ia juga berharap agar seluruh masyarakat dan pihak yang ada kaitannya disitu untuk dapat menahan diri. Serahkan semuanya penanganan itu kepada aparat penegak hukum dan negara serta lembaga adat.
“Negara kita minta hadir disitu, jadi jangan sampai dibiarkan video-video yang beredar sehingga ada yang menggorengnya. Apalagi ini sudah memasuki tahun politik, ditakutkan ada pihak-pihak yang mencari keuntungan. Kita sebagai masyarakat di daerah ini ikut bertanggung jawab,” ucapnya.
Dilanjutkannya, jika Polri dibantu TNI agar segera melokalisir sehingga tidak sampai berkembang lebih luas. Untuk Pemkab Kotawaring Timur (Kotim) kita juga minta hadir. Kita berharap negara harus tegas dan kita dukung untuk bertindak.
“Jadi kita minta negara segera hadir dan bertindak tegas serta pihak-pihak terkait lainnya segera menahan diri,” pungkasnya. fwa











