Hukrim  

Polisi Tangkap Tiga Truk Angkut Kayu Ulin Ilegal

DIAMANKAN-Tersangka kasus ilegal loging saat tiba di mapolres kotim.(IST)

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Satuan Reserse Kriminal Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menangkap tiga truk yang membawa kayu jenis ulin diduga ilegal hasil operasi Wanalaga yang di sejak 28 agustus lalu.

Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Lajun Siado Sianturi mengatakan, ada tiga truk mengangkut kayu ulin yang mereka amankan dan tiga orang sopir telah ditahan karena mengaku sebagai pemilik.

“Tersangka pertama berinisial S (46) diamankan di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang jalan Jendral Sudirman, Kilometer 89. Kemudian ada AM (31) dan PR (40), di Desa Tanah Putih, Jalan Jenderal Sudirman kilometer 53,” Terang Lajun.

Dijelaskan Lajun, dari truk S (46) pihaknya berhasil menyita 223 pucuk kayu ulin tanpa dokumen. Sementar dari truk AM (31) 269 pcs kayu ulin dan PR (40) 282 kayu ulin olahan.

“Kami juga truk yang digunakan untuk mengangkut kayu ilegal tersebut diantranya Mitsubishi bak warna kuning dengan nopol DA 8319 CW, Dump truk warna kuning Nopol 8076 FO, dan truk warna kuning 8789 LN,” bebernya.

Menurut Kasat, kayu yang terkenal sekeras besi diperoleh di wilayah kecamatan mentaya hulu dan henda dibawa ke kota Sampit.

“Dari pengakuan mereka kayu tersebut tidak memiliki pembeli karena belum sempat dipasarkan. Kami juga masih mengembangkan kasus ini untuk mengetahui lebih dalam dari mana asal kayu tersebut,” ungkapnya.

Ketiga terlapor kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka disangkakan pasal 83 ayat (1) huruf B UU RI nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.(prs)