PENDIDIKAN

SMPN 2 Arut Selatan 16 Besar Terbaik Nasional

9
×

SMPN 2 Arut Selatan 16 Besar Terbaik Nasional

Sebarkan artikel ini
SMPN 2 Arut Selatan 16 Besar Terbaik Nasional
BELAJAR- Suasana belajar siswa di SMPN 2 Arut Selatan.

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID-Prestasi nasional diraih SMPN 2 Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat. Sekolah ini masuk 20 besar terbaik peraih Apresiasi Giat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka Tahun 2023, yang digelar Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Kepala Sekolah SMPN 2 Arut Selatan Indriyati Panani SPd didampingi Supedi Sartono selaku operator menjelaskan, SMPN 2 Arut Selatan masuk urutan ke-16 dari 20 sekolah se-Indonesia yang mengikuti Apresiasi Giat UKBI Adaptif Merdeka Tahun 2023. Dari Kabupaten Kobar hanya SMPN 2 Arut Selatan yang mengikuti UKBI tersebut.

“Awalnya memang ada sosialisasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar, serta ada bimbingan teknis dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, yang saat itu kegiatannya di Hotel Quizas Pangkalan Bun. Dalam pertemuan tersebut ditargetkan tahun 2023 ini ada 1.000 peserta yang mengikuti UKBI, dan kebetulan jumlah siswa kami berjumlah 805 peserta. Dan hanya sekolah kami yang langsung respons mengikuti UKBI tersebut,” ujar Indriyati kepada Tabengan, Senin (16/10).

Dijelaskan, setelah kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknik itu, diminta 2 orang guru bahasa Indonesia dan operator karena UKBI dilakukan secara online. Penilaian dilakukan dari Juli, dan terakhir pada 15 September 2023.

“Setelah kami sepakat mengikuti UKBI itu, maka kami pun langsung membentuk tim yang melibatkan guru bahasa Indonesia ada 5 orang (3 orang PNS dan 2 orang guru honor). Selain itu, juga dibantu tim IT karena untuk mengikuti UKBI itu kami harus mengirimkan dokumentasi bentuk foto, video dan artikel, yang semuanya dikerjakan oleh tim. Kami sangat bersyukur siswa-siswi antusias mengikuti UKBI ini, sehingga tim operator pun memberikan bimbingan,” papar Indriyati.

Menurutnya, untuk mengikuti UKBI hanya dengan 2 cara, yakni melalui handphone android dan komputer. Selama 3 hari di bulan Juli, secara bergantian para siswa menguplod. Dalam satu hari hanya 500 kuota untuk peserta dari seluruh daerah di Indonesia, sehingga pihaknya mengajukan kuota untuk 805 siswa, dan dalam waktu 3 hari selesai.

Bahkan, lanjutnya, setelah dilakukan pendaftaran barulah keluar kartu untuk bisa loading. Untuk memudahkan semua peserta agar bisa mengakses, maka passwordnya pun disamakan semuanya, dengan tujuan mempermudah.

Para siswa pun sangat antusias karena kegiatan UKBI ini gratis. Kegiatan ini sangat baik untuk mengetahui kemahiran berbahasa penuturan Bahasa Indonesia, terutama bagi peserta didik, sehingga para peserta didik dapat mengetahui sejauhmana kemampuannya dalam menguasai Bahasa Indonesia dalam bertutur kata.

“Kami tidak menyangka hasil kerja keras tim membuahkan hasil. Kami merasa video yang kami buat saat itu sangatlah sederhana video full original, yang kemudian kami upload melalui link Youtube SMPN 2 Arut Selatan,” ujar Indriyati.

Menurutnya, UKBI ini sangat memberikan manfaat. Ujian bertujuan menguji kemahiran seseorang dalam mendengar, ketelitian membaca instruksi pertanyaan, serta menulis dan berbicara. Termasuk juga uji pemahaman terhadap kaidah bahasa Indonesia juga menjadi bagian dari rangkaian tes UKBI Adaptif tersebut.

“Tentunya yang membuat anak-anak kami bahagia, semua yang ikut UKBI ini mendapatkan reward dalam bentuk sertifikat yang diterbitkan langsung oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan ini pun sebagai tolok ukur bagi anak- anak kami, karena poin yang mereka terima langsung sebagai acuan untuk lebih ditingkatkan lagi,” kata Indriyati.

Dalam kesempatan itu, Indriyati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada tim yang mendukung pelaksanaan UKBI. Kerja sama yang baik menghasilkan nilai yang terbaik. c-uli