*6 Bolos Sekolah, 9 Terlibat Tawuran
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kasus kenakalan remaja di Kota Palangka Raya seolah tak ada habisnya. Pada Minggu (19/11) malam, sebanyak 9 remaja diamankan di Polsek Pahandut, Polresta Palangka Raya usai terlibat tawuran di Jalan KS Tubun, Palangka Raya.
Konflik yang berujung pada perampasan sepeda motor tersebut viral usai terekam kamera CCTV dan tersebar di grup WhatsApp. Guna mencegah terjadinya konflik susulan, seluruh orang tua dan guru dari remaja tersebut kemudian dipanggil ke Polsek Pahandut untuk dilakukan pembinaan bersama.
Plt Kapolsek Pahandut AKP Suharno mengatakan, konflik yang terjadi antara dua kubu tersebut sudah terjadi pada Jumat (17/11) lalu. Kedua kelompok sebenarnya sudah berencana untuk berdamai. Namun ketika melakukan pertemuan perdamaian, terjadi adu mulut yang berujung kembali memanasnya konflik dan terjadi perampasan sepeda motor.
“Motifnya karena kenakalan remaja. Kedua kubu sempat bersepakat akan berdamai sebanyak dua kali, namun setiap pertemuan di lokasi selalu dibumbui adu mulut antar kedua pihak yang menyebabkan perkelahian,” katanya, Senin (20/11).
Ia menerangkan, orang tua dari 9 remaja tersebut dipanggil ke Mapolsek Pahandut untuk menjelaskan kejadian dan mendamaikan situasi guna menghindari eskalasi konflik lebih lanjut.
“Dari kejadian tersebut tidak ada korban. Saat ini Polsek Pahandut berupaya agar kedua kelompok dapat berdamai dan menyelesaikan masalah tersebut dengan baik, serta menyelesaikan konflik tersebut secara adil bagi semua pihak yang terlibat,” terangnya.
Suharno menegaskan, akan melakukan upaya pembinaan dengan dipanggilnya orang tua dan guru-guru dari para remaja yang terlibat dalam perkelahian tersebut.
“Kami akan memberikan edukasi dan pemahaman kepada para pelajar tersebut, dan kami juga berencana akan mendamaikan kedua belah pihak yang berselisih,” tutupnya.
Digelandang Satpol PP
Sebelumnya pada Jumat (17), sebanyak 6 pelajar digelandang Satpol PP Kota Palangka Raya lantaran membolos. Pelajar tersebut diamankan di kedai kopi Jalan Nyai Enat, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya.
Selain membawa 6 pelajar, petugas juga menggiring 3 remaja yang kedapatan turut nongkrong di kedai tersebut.
Kasatpol PP Palangka Raya Berlianto mengatakan, razia tersebut berdasarkan laporan masyarakat bahwa marak pelajar bolos di kawasan tersebut.
Saat diamankan, keenam pelajar diketahui tengah bermain kartu jenis domino dan diduga mengarah ke perjudian.
“Guna mencegah permainan mengarah ke aktivitas yang dilarang, para siswa kemudian diamankan ke Kantor Satpol PP Palangka Raya,” katanya, Senin (20/11).
Berlianto menerangkan, keenam pelajar yang diamankan diketahui berasal dari SMK 2 Palangka Raya, SMK 1 Palangka Raya, SMA 10 Palangka Raya dan SMA Nusantara.
Penindakan dilakukan sebagai wujud komitmen Satpol PP Kota Palangka Raya mendorong terwujudnya generasi emas Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah.
“Seluruh orang tua dari pelajar tersebut kita panggil, sehingga nantinya dapat dibina kembali ketika di rumah,” tuturnya. fwa











