Spirit Kalteng

RSUD Sultan Imanuddin Rawat 50 Pasien DBD 

27
×

RSUD Sultan Imanuddin Rawat 50 Pasien DBD 

Sebarkan artikel ini
RSUD Sultan Imanuddin Rawat 50 Pasien DBD 
BESUK-Penjabat Bupati Kobar Budi Santosa Sudarmadi saat menjenguk pasien DBD (putra dari Ketua DPRD Kobar) yang saat ini tengah dirawat di ruangan VIP Sungkai RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. TABENGAN/YULIANTINI

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Hingga saat ini di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun ada 50 pasien tengah dirawat karena Demam Berdarah Dengue (DBD). Angka tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr Fachrudin mengatakan, kasus DBD khususnya pasien yang menjalani perawatan karena DBD ada peningkatan, di mana 50 pasien itu yang benar-benar indikasi harus dirawat.

Sebab, jika pasien itu baru mengalami gejala dan trombosit masih aman, maka bisa rawat jalan. Karena jika semuanya harus dirawat, meskipun baru tahapan gejala, maka kapasitas ruangan tidak akan mampu menampung.

“Untuk sementara ini, terhitung kemarin Minggu (14/1) jumlah pasien DBD yang dirawat sebanyak 50 orang, itu pun pasien DBD yang benar-benar sudah sangat serius perlu perawatan intensif,” ujarnya, Senin (15/1).

Menurut Fachruddin, pasien DBD yang saat ini menjalani perawatan, hampir dari 6 kecamatan se-Kobar, akan tetapi pasien yang paling banyak dari Kecamatan Arut Selatan.

“Paling banyak itu dari Kecamatan Arut Selatan, untuk pasien yang dirawat rata-rata anak usia sekolah. Berarti penyebaran terjadi di lokasi sekolah, jika ini tidak dibasmi atau di berantas maka akan terus menyebar,” kata Fachruddin.

Menurutnya, pada 10 Januari 2024 lalu, jumlah pasien DBD yang dirawat di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun sebanyak 30 orang.

“Diperkirakan kasus DBD akan terus meningkat seiring dengan kondisi cuaca yang tidak menentu di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat,” ungkapnya.

Ditegaskannya, untuk mencegah DBD kuncinya bukan di rumah sakit, tetapi ada pada bagaimana upaya masyarakat berperilaku hidup sehat, dengan menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing, dengan menggalakkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Masyarakat harus tetap waspada, menjaga kebersihan lingkungan, menguburkan barang bekas, menguras penampung air, dan memberantas sarang nyamuk,” pungkasnya. c-uli