Spirit Kalteng

Teras Narang: Pemuda Jangan Apatis, Tetaplah Menjadi Pejuang

14
×

Teras Narang: Pemuda Jangan Apatis, Tetaplah Menjadi Pejuang

Sebarkan artikel ini
Teras Narang: Pemuda Jangan Apatis, Tetaplah Menjadi Pejuang
FOTO BERSAMA-Senator Kalteng Agustin Teras Narang bertemu dengan mahasiswa Politeknik Seruyan pada kegiatan Kuliah Umum bertema Hubungan Pusat dan Daerah, Selasa (16/1) di Seruyan. TABENGAN/IST

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang (Terang), terus menjumpai anak muda di Kalteng, dalam rangka berbagi ilmu, sekaligus memberikan pesan penting dalam menghadapi tantangan kedepan.

Bapak Pembangunan Kalteng ini, diberbagai kesempatan tanpa henti memberikan motivasi, saran, dan juga mengingatkan akan pentingnya meningkatkan kualitas diri. Kuliah Umum bertema Hubungan Pusat dan Daerah, Selasa (16/1) di Kabupaten Seruyan, menjadi salah satu sarana dalam meningkatkan kualitas diri itu.

Menurut Gubernur Kalteng Periode 2005-2015 ini, mahasiswa Politeknik Kabupaten Seruyan memiliki kualitas yang tidak kalah. Ini terbukti dari pertanyaan yang sangat kritis pada saat adanya dialog dalam kuliah umum yang diberikan.

“Mahasiswa Politeknik Seruyan bertanya secara kritis soal peran Pelabuhan Sigintung yang diharapkan bisa berkontribusi pada pembangunan daerah Kabupaten Seruyan. Hal ini menurutnya penting diperhatikan, agar sumber daya alam Seruyan bisa optimal, ketimbang dibawa melalui pelabuhan Bagendang,” kata Senator Kalteng ini saat menyampaikan agenda kuliah umum di Politeknik Kabupaten Seruyan

Teras Narang mengapresiasi pertanyaan yang disampaikan, dalam upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Seruyan ini. Apa yang disampaikan itu, berjanji akan menyampaikan pertanyaan yang sekaligus jadi aspirasi ini kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, mitra kerja kami di Komite II DPD RI.

“Upaya pembangunan daerah memang mesti jadi prioritas seluruh elemen daerah, termasuk oleh mahasiswa. Kuliah umum dan cerita konkrit saya soal hubungan pusat dan daerah, dalam perjalanan selama menjadi gubernur dulu diharapkan bisa dipahami baik,” pesan Teras Narang.

“Saya beri contoh, pengalaman kolaborasi membangun Jalan Bagendang untuk pelabuhan di Sampit. Kala itu, jalan menuju lokasi pelabuhan begitu memprihatinkan, sehingga tidak optimal. Kondisi jalan yang rusak itu, kami pemerintah provinsi disaat itu, mengajak pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, dan pemerintah kabupaten Seruyan, dan Pelindo, serta perkebunan besar swasta, untuk berkolaborasi membangun jalan 9 km, yang hingga hari ini belasan tahun kemudian masih berkualitas baik,” urai Teras Narang.

Pola kolaborasi ini, harap Teras Narang, mesti ada pada semua upaya pembangunan daerah. Termasuk antara pemerintah pusat dan daerah, maupun antara pemerintah dengan pelaku usaha dan masyarakat.

Terkait apatisme mahasiswa, ungkap Teras Narang, akibat korupsi di berbagai jenjang pemerintahan pusat dan daerah, maupun soal politik uang yang bisa berdampak pada kualitas kepemimpinan daerah serta wakil-wakilnya.

“Saya dengan tegas mendorong mahasiswa untuk semangat. Menjadi pejuang dan tidak apatis, apalagi mau menerima politik uang, karena ini sama dengan menggadaikan masa depan mahasiswa sebagai pemilik masa depan daerah dan bangsa kita,” pinta Teras Narang.

Apresiasi pada civitas akademi Politeknik Seruyan yang merupakan salah satu perguruan tinggi di Seruyan, dengan program studi vokasi yang juga adaptif pada jurusan teknologi. Pemerintah maupun pelaku usaha swasta di Seruyan, bisa memberi atensi dan dukungan untuk kampus ini. Bersama kita berkolaborasi membangun daerah kita tercinta, Kalteng. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Salam Sahabat Terang.ded