Hukrim

Rumah Dinas TNI Ludes Terbakar di Komplek Gatot Subroto 

11
×

Rumah Dinas TNI Ludes Terbakar di Komplek Gatot Subroto 

Sebarkan artikel ini
Rumah Dinas TNI Ludes Terbakar di Komplek Gatot Subroto 
LUDES - Sebuah rumah dinas kosong di komplek TNI terbakar dan berusaha dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran gabungan, Kamis (18/1) tengah malam. TABENGAN/FERY

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Kebakaran terjadi di Komplek Gatot Subroto Jalan Tjilik Riwut Km 1, Kota Palangka Raya, Kamis (18/1) sekitar pukul 23.58 WIB. Satu unit rumah dinas TNI berkonstruksi kayu ludes terbakar dilalap api. Diketahui jika rumah tersebut dalam kondisi kosong dan dalam tahap perbaikan.

Hendra, warga sekitar, mengatakan jika baru mengetahui adanya kebakaran setelah mendengar teriakan dari warga lainnya. Ketika keluar rumah, api sudah membesar dan berkobar besar

“Posisi saat itu saya masih di dalam rumah, dengar teriakan langsung keluar. Ternyata api sudah menyala besar,” katanya.

Senada, Mama Icha, warga lainnya mengungkapkan saat peristiwa kebakaran telah tertidur bersama suaminya dan seketika terbangun usai mendengar suara teriakan dari warga. Ia pun segera keluar rumah dan mendapati api membakar habis rumah tersebut. Diketahui jika rumah itu sudah lama kosong tidak ditempati.

“Yang terbakar rumah dinas TNI. Namun yang menempati atau pemiliknya saya tidak tahu,” ungkapnya.

Sementara itu, Sejumlah Tim Pemadam Kebakaran dari Pemerintah kota Palangka Raya, Tim Barisan Pemadam Kebakaran Swasta,BPBD Kota Palangka Raya berjibaku kurang lebih 30 menit untuk memadamkan api yang melahap habis rumah berkonstruksi kayu tersebut.

“Sekitar 30 menit api berhasil kita kuasai dan dinyatakan aman. Berkat kesigapan dan juga kerjasama seluruh tim Gabungan pemadam kebakaran yang ada dikota Palangka Raya. Objek yang terbakar rumah kayu hampir 100 persen,” jelas Yen Saputra, Danru I BPBD Kota Palangka Raya.

Sementara, Kanit Jatanras Polresta Palangka Raya Ipda Helmi menuturkan, untuk peristiwa kebakaran tersebut dugaan sementara akibat korsleting listrik.

“Kita masih lakukan penyelidikan disertai olah TKP. sejumlah benda kita ambil untuk diperiksa seperti arang dan potongan kabel listrik. Untuk kerugian material diperkirakan Rp80 juta,” pungkasnya. fwa