PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Proses Pemilihan Suara (Pemilu) serentak 2024 di Kelurahan Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya (Mura) berjalan aman dan lancar di 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di wilayah itu, Rabu (14/2).
Sebanyak 3.819 pemilih di Kelurahan itu menyalurkan hak pilihnya sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB bagi terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sedangkan bagi pemilih menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) diberi waktu pukul 13.00 WIB sampai selesai.
Muhamad Ansari, Ketua Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) Kelurahan Muara Tuhup, mengatakan, antusiasme masyarakat melebihi Pemilu 5 tahun lalu.
Namun, ia menyayangkan ketidaksinkronan data KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mura dengan DPT dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), sehingga menjadi permasalahan di lapangan akibat selisih jumlah pemilih.
“Saat ini kita dapat informasi sekitar kurang lebih ada 300 selisih data pemilih tapi untuk realnya akan kita ketahui setelah pukul 13.00 WIB nanti. DPT kita ada 2.819 sementara undangan yang terbagi sekitar 2.700 dan undangan yang tersisa ada 100,” kata Ansari
Ketidaksinkronan data seperti yang diungkapkan Ansari sebelumnya seperti ada nama pemilih tetapi tidak ada alamatnya, mempunyai KTP dan berdomisili di Kelurahan Muara Tuhup tetapi tidak masuk DPT. Karenanya, berdasarkan PKPU maka diambil kebijakan boleh memilih dengan KTP terutama warga Kelurahan Muara Tuhup namun mencoblos di atas pukul 12.00 WIB.
Terpisah, Dedi warga Muara Tuhup mengaku bersemangat dalam Pemilu serentak 2024 ini. Bahkan Dedi juga mengungkapkan ketidaksabarannya menunggu hasil penghitungan suara.
“Menurut kami Pemilu kali ini cukup menegangkan. Karenanya, kami pribadi tidak sabar menantikan hasil perhitungan suara dari keseluruhan TPS di Kelurahan Muara Tuhup hari ini,” ujar Dedi. c-sjs




