
BANTUAN-Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa saat menyerahkan bantuan kepada salah seorang warga terdampak banjir di Pahandut Seberang.
*Pengungsi Sakit, Dinkes Bantu Obat-obatan
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Banjir yang terjadi di Kota Palangka Raya perlahan mengalami penurunan debit air. Pada Kamis (14/3), debit air sudah mulai turun sekitar 5 cm. Hal itu disampaikan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Hendrikus Satria Budi melalui Manajer Pusdalops PB BPBD Kota Palangka Raya Balap Sipet.
Balap menyebut, berdasarkan titik pantau di Jalan Pelatuk, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, korban terdampak saat ini sudah 6.333 Kepala Keluarga (KK).
“Sementara untuk rumah yang tergenang sebanyak 3.059 dan kita harapkan banjir ini segera terus mengalami penurunan, agar masyarakat kembali beraktivitas dengan baik,” ungkapnya kepada Tabengan, Kamis.
Balap mengatakan, seiring dengan penurunan debit air ada beberapa permasalahan yang dialami warga selaku pengungsi korban banjir.
“Sekitar 30 orang warga korban banjir yang mengeluh karena mengalami sakit-sakit seperti gatal-gatal, sakit flu, demam dan juga hipertensi akibat banjir,” jelas Balap.
Balap menambahkan, pihaknya juga bersyukur dari Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan sudah memberikan bantuan berupa petugas kesehatan dan obat-obatan di posko pengungsian.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dr Octavines S.K. Tarigan M.Kes menyampaikan bahwa pihaknya selaku Dinkes sudah menyediakan bantuan bagi korban terdampak banjir.
“Kita sudah menyediakan sebanyak 2 posko kesehatan bagi pengungsi korban banjir yang terjadi di beberapa wilayah Kota Palangka Raya,” kata Octavines saat dihubungi Tabengan, Kamis (14/3).
Ia mengatakan, di masing-masing posko pengungsian sudah ada 3 petugas kesehatan yang stay dan juga ada mobil ambulans yang stay di Posko Induk di SDN 1 Langkai.
“Untuk obat-obatan banyak macam yang kami siapkan, terutama penyakit yang timbul akibat banjir seperti salep kulit, demam batuk, sakit kepala, penyakit maag, hypertensi, beberapa antibiotik, anti alergi dan juga sudah ada kami siapkan vitamin untuk anak-anak,” tuturnya.
Bahkan kata dia, sebelumnya Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya selain memberikan bantuan kesehatan dan obat-obatan juga memberikan bantuan sembako beras sebanyak 20 sak dengan total 100 kilogram beras.
Bantuan Pemerintah dan Polri
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto yang diwakili Kepala Kepolisian Resort (Kapolresta) Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa menyalurkan langsung bantuan logistik sebanyak 200 paket kepada warga terdampak banjir, di Posko Pahandut Seberang, Kamis (14/3).
Bantuan ini disalurkan bersamaan dengan penyaluran yang dilakukan oleh BPBD Kota Palangka Raya dan Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu berupa bantuan sejumlah 1.300 paket. Pendistribusian bantuan ini untuk memastikan kembali bahwa semua yang terkena dampak dari banjir mendapatkan perhatian dari pemerintah dan Polri.
Adapun titik lokasi penyerahan bantuan di Jalan Pelatuk Kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya, Jalan Wisata I Kelurahan Pahandut Seberang Kecamatan Pahandut dan Jalan Raya Tumbang Rungan Kelurahan Tumbang Rungan Kecamatan Pahandut.
“Ada 1.500 paket yang disebarkan di beberapa titik yang terdampak. 1.300 paket berasal dari Pemerintah Kota dan 200 paket lagi adalah bantuan dari Kapolda Kalteng untuk masyarakat Kota Palangka Raya,” kata Pj Wali Kota Hera Nugrahayu kepada Tabengan, Kamis (14/3).
Sementara itu, Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Budi Santosa mengaku mewakili Kapolda Kalteng menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak banjir.
“Bantuan ini kami serahkan, karena mengingat saat ini beberapa wilayah di Kota Palangka Raya tengah dilanda banjir, yang menghambat aktivitas warga sehari-hari. Untuk itu bantuan ini kami salurkan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat,” ungkapnya.
Bantuan tersebut berupa 200 paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur dan mi instan. “Semoga bantuan ini dapat mampu membantu dan meringankan beban masyarakat serta memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” tandasnya. rmp/fwa





