Uncategorized

Siapa Berhak Duduk di Kursi Ketua dan Wakil Dewan?

32
×

Siapa Berhak Duduk di Kursi Ketua dan Wakil Dewan?

Sebarkan artikel ini
AKRAB-Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalteng Junaidi bersama dengan awak media saat menggelar buka puasa bersama, Kamis (21/3) di Palangka Raya ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – PDI Perjuangan Kalteng dipastikan mendapatkan jabatan pimpinan dewan, setelah mendapatkan 10 kursi, disusul Partai Golkar 8 kursi, dan Partai Gerindra yang sama memperoleh 6 kursi.

Sejumlah nama digadang-gadang menduduki jabatan unsur pimpinan DPRD Kalteng. PDI Perjuangan ada nama Ketua DPD PDI Perjuangan Arton S Dohong, dan Bendahara DPD PDI Perjuangan yang sekarang menjabat sebagai Ketua DPRD Kalteng Wiyatno. Partai Golkar ada nama Siti Nafsiah.

Sementara di Partai Demokrat ada nama Sekretaris DPD Partai Demokrat Junaidi, dan Wakil Ketua DPRD Kalteng Jimmi Carter. Terakhir Partai Gerindra ada nama Sekretaris DPD Gerindra Kalteng Agus Pramono.

Partai Demokrat menjadi salah satu peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 di Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebanyak  6 kursi yang diperoleh Partai Demokrat Kalteng pada pemilu lalu, sehingga berhak mendapat jatah unsur pimpinan bersama dengan PDI Perjuangan, Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng Nadalsyah, melalui Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalteng Junaidi mengatakan, Partai Demokrat Kalteng memang mendapatkan jatah unsur pimpinan, yakni wakil ketua. Pelantikan DPRD Kalteng itu pada bulan Oktober 2024, nantinya akan ada mekanis yang ditempuh siapa yang duduk sebagai unsur pimpinan dari Partai Demokrat.

“Saya secara pribadi pada dasarnya siap apabila memang keputusan dari DPP Partai Demokrat seperti itu. Namun, saya tidak ingin melangkahi mekanisme yang ada. DPD Partai Demokrat Kalteng, akan menggelar rapat internal. Hasil rapat internal ini nantinya akan diajukan 3 nama ke DPP sebagai calon wakil ketua, dan DPP yang menentukan,” jelas Junaidi, saat menggelar buka puasa bersama dengan sejumlah media di Palangka Raya, Jumat (21/3) di Palangka Raya.

Junaidi menegaskan, apabila memang diberikan amanah dari DPP untuk menduduki jabatan itu tentu siap lahir batin. Namun demikian, apabila memang tidak mendapatkan amanah, tidak menjadi masalah.

ded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *