-
Hukrim

BBPOM Temukan 1.280 Pcs Mamin Kedaluwarsa di Palangka Raya

45
×

BBPOM Temukan 1.280 Pcs Mamin Kedaluwarsa di Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA Mobil Laboratorium Keliling Balai BPOM Palangka Raya.
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palangka Raya selama bulan Ramadan melakukan pengawalan pangan jajanan Pasar Wadai Ramadan melalui kegiatan labeling. Selain dilakukan di Palangka Raya, kegiatan razia makanan kedaluwarsa ini juga dilakukan di beberapa kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah.

Ketua Tim Kerja Pemeriksaan BBPOM di Palangka Raya Mei Indarti SF.Apt mengatakan, kegiatan razia tersebut dalam hal menjalankan tugas BBPOM untuk memastikan makanan yang ada di Pasar Wadai Ramadan aman dikonsumsi.

“Hal ini tentu kami lakukan dalam rangka BBPOM untuk menjamin keamanan pangan selama bulan Ramadan dan juga menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ungkap Mei kepada Tabengan, Jumat (29/3).

Mei menjelaskan, BBPOM Palangka Raya melakukan intesifikasi pengawasan terhadap makanan di Pasar Wadai Ramadan dan tempat lainnya sejak 4 Maret sampai 17 April 2024.

“Adapun target pengawasan diutamakan pada pangan olahan Tanpa Izin Edar (TIE), kedaluwarsa dan rusak seerti kemasan penyok, kaleng berkarat, dan lain-lain,” paparnya.

Selain itu, kata Mei, pihaknya juga melakukan pengawasan pada sarana distribusi pangan importir/distributor, toko, supermarket, hypermarket, pasar tradisional, para pembuat dan/atau penjual parsel.

“Kemudian yang penting untuk diawasi adalah pangan berbuka puasa (takjil) melalui Kegiatan Mobil Laboratorium Keliling dari BBPOM Palangka Raya,” bebernya.

Mei menyebut, pengawasan sarana distribusi pangan telah dilakukan di beberapa titik Kota Palangka Raya dan Kabupaten Katingan, Barito Utara, Barito Selatan dan Pulang Pisau.

“Dari hasil pengawasan tersebut ditemukan 31 sarana MK (memenuhi ketentuan) dan 15 sarana TMK (tidak memenuhi ketentuan). Jenis temuan berupa produk pangan kedaluwarsa seperti biscuit, saos, mi instan, minuman serbuk dan produk susu dengan jumlah temuan kedaluwarsa 104 jenis, berjumlah total 1.280 pcs,” tandasnya.

Itulah mengapa pihak BBPOM terus melakukan intesifikasi pengawasan terhadap makanan dan minuman (mamin) untuk mencegah hal-hal buruk terjadi, apalagi di bulan Ramadan. rmp

-
-
-