PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah (Kalteng) memprediksi wilayah Provinsi Kalteng akan menghadapi cuaca buruk seperti hujan sedang hingga lebat dalam satu minggu ke depan.
Prakirawan BMKG Ika Priti melaporkan, wilayah yang berpotensi terkena hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang dan petir mulai tanggal 26 hingga 28 Mei 2024 di antaranya Kotawaringin Timur, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, Palangka Raya, Pulang Pisau dan Kapuas.
Ia menambahkan, hampir seluruh wilayah Kalteng juga akan dilanda hujan sedang hingga lebat pada tanggal 29-1 Mei 2024, termasuk Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, Barito Selatan, Kapuas, Pulang Pisau dan Palangka Raya.
Menurut Ika Priti, kondisi ini dipengaruhi oleh adanya Madden Julian Oscillation (MJO) di Fase 3 (Indian Ocean), yang berkontribusi pada proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. Kondisi kelembapan udara pada lapisan bawah hingga atas relatif basah.
“Kondisi labilitas atmosfer berada dalam kategori sedang hingga kuat di wilayah Kalimantan Tengah. Hal ini menyebabkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Kalimantan Tengah semakin meningkat,” ujarnya,” kata Ika Priti saat dikonfirmasi Tabengan, Minggu (26/5).
Ika Priti memperingatkan agar warga setempat waspada terhadap potensi hujan lokal dengan durasi singkat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang atau bahkan angin puting beliung.
“Selain itu, warga juga diharapkan untuk berhati-hati terhadap bencana yang mungkin terjadi seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” imbuhnya.
Pihaknya juga memperingatkan adanya pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulonimbus) yang dapat berpotensi hujan sedang hingga lebat, dan menimbulkan angin kencang, serta menambah tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan selatan Kalteng.
Di samping itu, BMKG memperkirakan Kalteng saat ini masih berada dalam tahap musim peralihan. Musim kemarau diproyeksikan akan dimulai pada awal bulan Juli.
“Tepatnya pada tanggal 11, dan akan terjadi di bagian selatan Kalteng, seperti Kapuas bagian selatan, Pulang Pisau bagian selatan, dan Katingan bagian selatan. Puncak kemarau akan secara merata di Kalteng terjadi di bulan Agustus 2024,” tutupnya.jef





