*Isu Penembakan, Perumahan Karyawan Dibakar
KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID – Konflik antara warga desa di Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan dengan PT Bumi Jaya Alam Permai (BJAP) kembali terjadi, Selasa (6/8) malam. Warga menuntut hak plasma 20 persen yang belum direalisasi perusahaan.
Saat aksi berlangsung, ada informasi menyebutkan telah terjadi penembakan terhadap seorang warga, peserta aksi. Kabarnya salah seorang warga mengalami luka tembak pada saat ikut aksi, hingga kemudian dilarikan ke Puskesmas Rantau Pulut 1.
Informasi tersebut kemudian tersebar di masyarakat, menciptakan kesan seolah-olah terjadi penembakan. Aksi yang tadinya berlangsung kondusif dan terkendali, memanas.
Aksi ini berlanjut dengan pembakaran oleh masyarakat terhadap perumahan karyawan PT BJAP 3, Rabu (7/8) pukul 00.21 WIB. Sebagaimana beredar di media sosial (medsos), sejumlah tempat tinggal pekerja atau karyawan dibakar.
Belakangan, isu adanya penembakan tersebut ternyata tidak benar alias hoaks. Berdasarkan hasil pemeriksaan di Puskesmas Rantau Pulut 1, Kecamatan Seruyan Tengah, pemuda berinisial JK (28) itu bukan mengalami luka tembak, melainkan terkena kayu pada kaki bagian kiri.
Informasinya, JK terkena kayu hingga luka saat aksi, namun oleh sebagian orang luka yang dialami JK disebarkan karena tembakan.
Aparat kepolisian dari Polres Seruyan telah dikerahkan untuk mengendalikan situasi, namun hingga, Rabu (7/8) siang, ketegangan masih berlangsung. Sejumlah warga diamankan aparat gabungan dari kepolisian, karena bertindak anarkis saat melakukan aksi.
Terpisah, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan Bahrun Abbas, yang dihubungi dari Palangka Raya, Rabu (7/8) siang, mengatakan, Pj Bupati Seruyan Djainuddin Noor didampingi dinas terkait telah turun ke lokasi konflik.
Ia berharap, kondisi di lokasi kejadian terkendali dan kondusif, tidak ada hal-hal yang dapat merugikan masyarakat dan perusahaan.
“Nanti kalau ada hasil updatenya, bisa saya infokan kembali,’’ kata Bahrun singkat, karena saat bersamaan sedang melaksanakan rapat dengan DPRD Seruyan. c-zul/jsi











