-
DPRD KOTIM

DPRD Sampaikan Duka dan Minta Pengawasan Pelayaran Diperketat Pasca Kebakaran Kapal

230
×

DPRD Sampaikan Duka dan Minta Pengawasan Pelayaran Diperketat Pasca Kebakaran Kapal

Sebarkan artikel ini
-

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur Rimbun menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah kebakaran kapal tugboat di Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur yang menimbulkan korban jiwa. Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan ada anak buah kapal (ABK) yang meninggal dunia.

“Atas nama DPRD, kami turut berbelasungkawa atas kejadian ini, terlebih karena ada korban jiwa dari masyarakat atau ABK,” ujarnya ditemui usai rapat paripurna di DPRD Kotim Senin (30/3).

Selain menyampaikan duka, Rimbun juga menyoroti pentingnya peningkatan pengawasan terhadap sektor pelayaran guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Dirinya meminta Pemerintah Daerah melalui stakeholder terkait agar memberikan perhatian lebih serius terhadap aspek keselamatan kapal dan aktivitas pelayaran.

Rimbun mengingatkan agar seluruh pihak terkait dapat menjalankan tugas dan fungsi secara maksimal, termasuk dalam hal pengawasan. Hal ini penting untuk menghindari adanya kelalaian, kecurangan, atau celah yang dapat membahayakan keselamatan.

“Jangan sampai ada kecolongan atau hal-hal yang tidak kita ketahui. Memang untuk penyebab pasti kejadian ini masih menunggu hasil dari penegak hukum, namun kami mengingatkan sejak awal agar pengawasan diperketat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ia juga mendorong adanya sinergi antara Pemerintah Daerah dan instansi terkait dalam memastikan standar keselamatan pelayaran terpenuhi. Mereka berharap, koordinasi yang baik dapat menjadi langkah preventif untuk meminimalisir risiko kecelakaan di sektor transportasi air.

Saat ini, menurutnya penyebab kebakaran kapal masih dalam proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum. DPRD pun menunggu hasil resmi untuk mengetahui faktor utama di balik insiden tersebut.

Sementara itu terpisah Kepala KSOP Kelas III Sampit, Hotman Siagian menyampaikan turut berdukacita atas musibah yang menimbulkan korban jiwa tersebut.

Saat kejadian, Hotman bersama Capt. Indra Novel (Kasie KBPP), Herianto (Kasie SHSK) bersama jajaran langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian setelah menerima laporan terjadinya insiden tersebut. Jajaran KSOP langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, sehingga semua bahu-membahu secara maksimal untuk menangani insiden tersebut.

“Fokus utama saat kejadian itu adalah memadamkan kebakaran. Kita bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Kotawaringin Timur, Ditpolairud Polda Kalteng, Polres Kotawaringin Timur,

PT Pertamina Trans Kontinental, PT Pelindo Cabang Sampit, Pos SAR Sampit, Palang Merah Indonesia (PMI) Kotawaringin Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab.

Kotawaringin Timur, PT. Nusantara Docking Sejahtera dan Instansi terkait lainnya bersinergi dan berusaha dengan semaksimal mungkin agar kejadian itu segera tertangani dengan baik,”kata Hotman Minggu (29/3).

Saat kejadian, Hotman bersama jajaran KSOP Kelas III Sampit langsung bergerak cepat dan hadir di lokasi, melaksanakan mitigasi risiko serta menurunkan kapal patroli KPLP dan TB.

Semar Duapuluh Sembilan (yang dioperasikan oleh PT Pelindo Marine Service Cabang Sampit) dari sisi perairan guna mendukung percepatan pemadaman di area musibah kebakaran.

KSOP Sampit juga langsung berkoordinasi dengan pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Kotawaringin Timur, Ditpolairud Polda Kalteng, Polres Kotawaringin Timur, PT

Pertamina Trans Kontinental, PT Pelindo Marine Service Cabang Sampit, Pos SAR Sampit, Palang Merah Indonesia (PMI) Kotawaringin Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotawaringin Timur, PT. Nusantara Docking Sejahtera dan Instansi lainnya. Koordinasi juga dilakukan dengan PT Pertamina Trans Kontinental yang telah memberikan bantuan Foam Extinguisher (Bahan Pemadam Kebakaran berbentuk Busa/Foam) ke lokasi kejadian.

Dia menilai insiden kebakaran kapal TB Batara VII itu merupakan musibah yang tidak diinginkan siapapun. Untuk itu semua pihak dari instansi terkait bahu-membahu menanganinya, mulai memadamkan api hingga mengevakuasi korban.

KSOP Sampit memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dukungan semua pihak dalam penanganan kejadian itu, seperti Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Kotawaringin Timur, Ditpolairud Polda Kalteng, Polres Kotawaringin Timur, Polsek Baamang, PT Pertamina Trans Kontinental, PT Pelindo Marine Service Cabang Sampit, Pos SAR Sampit, Palang Merah Indonesia (PMI) Kotawaringin Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Kotawaringin Timur, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Ketapi 3, Redkar Baamang Tengah, Redkar Dompet Peduli, R.A.S Relawan Ambulance Sampit, Pertamina Depo Sampit, PT. Nusantara Docking Sejahtera dan Instansi lainnya.

“Sinergi dan kolaborasi yang sangat apik dan baik oleh semua instansi menunjukkan komitmen dan kebersamaan kita bersama dalam memberikan tenaga untuk bersama-sama dalam menangani kejadian ini,” tegas Hotman.

Sementara itu, Capt. Indra Novel (Kasie KBPP) menyampaikan bahwa penyebab kebakaran, saat ini masih dalam penyelidikan oleh pihak yang berwenang. Kami berkoordinasi dengan Instansi terkait dalam penanganan lebih lanjut. Dalam musibah ini, satu orang menderita luka, satu orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan di lapangan.

Seftervianus Franklin (Hansen) Pimpinan PT. Nusantara Docking Sejahtera menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban musibah yang menimbulkan korban jiwa tersebut. Hansen juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas dukungan Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Kotawaringin Timur, Ditpolairud Polda Kalteng, Polres Kotawaringin Timur, KSOP Kelas III Sampit, PT Pertamina Trans Kontinental,

PT Pelindo Marine Service Cabang Sampit, Palang Merah Indonesia (PMI) Kotawaringin Timur dan semua pihak yang terlibat dalam penanganan kejadian tersebut. may/jsi-red

-
-
-