PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID- Putra dari Bohap bin Jalan da Prof.Dr.Birute Galdikas yakni Frederick Pahlerang Bohap Galldikas sebagai penerus melanjutkan perjuangan kedua orangtuanya dalam melestarikan hutan Taman Nasional Tanjung Puting serta Konservasi Orangutan.
Frederick Pahlerang saat ini melanjutkan perjuangan kedua orangtuanya serta akan melanjutkan program kerja yang telah disusun oleh Ibunda tercintanya, salah satunya adalah membangun konektivitas wisata dengan Taman Nasional yang ada di Indonesia ini.
Frederick kelahiran tahun 1982 dan telah menikah dengan Darlene ini telah memegang estafet kepemimpinan mengibarkan bendera Orangutan Foundation International (OFI).
Hingga saat ini ada 256 karyawan di OFI yang tiap hari mengurus kelestarian alam dan orangutan
“Amanah yang akan kami kerjakan kedepannya adalah selain menghidupkan terus OFI, juga proyek besar cita cita dari Ibu Prof Birute adalah membangun koridor satwa yang menghubungkan Taman Nasional Tanjung Puting dengan Taman Nasional lainnya seperti Taman Nasional Bukit Raya,jadi jalur keluar masuk orangutan, ini sebagai bentuk pelestarian orangutan,” ujar Frederick.
Ayah dari Damien,Dylan dan Terra menyampaikan juga bahwa amanah dari Prof Birute Galdikas adalah memberikan edukasi atau pemahaman kepada rakyat Indonesia bukan saja lingkup Kotawaringin Barat atau Kalimantan Tengah saja tetapi di Indonesia ini perihal orangutan agar ada tumbuh kecintaan terhadap spesies kera besar yakni orangutan.
“Rakyat Indonesia ini harus paham perihal pelestarian alam, karena pelestarian hutan ini sangat penting untuk kelangsungan kehidupan kita, untuk itu mimpi besar dari Ibu Prof Birute Galdikas ini akan kami lanjutkan memberikan pengetahuan manfaat pelestarian alam, manusia butuh hutan, samahalnya orangutan butuh hutan dan hutan pun butuh orangutan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Frederick atas nama keluarga dan OFI menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah dan provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan, tanpa adanya dukungan dari pemerintah tidak mungkin OFI bertahan hingga kini.
“Kami pun akan terus melanjutkan kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah, bahkan kami sangat terharu serta bangga, dimana pemerintah daerah akan membangun Monumen patung Kedua orangtua kami, pemerintah daerah telah memberikan penghargaan yang sangat luar biasa atas dedikasi serta perjuangan kedua orangtua kami,” beber Frederick Pahlerang Bohap Galldikas.yulia/jsi-red





