Spirit Kalteng

PROTES ANTREAN BBM-Massa Segel Kantor Pertamina Kalteng

287
×

PROTES ANTREAN BBM-Massa Segel Kantor Pertamina Kalteng

Sebarkan artikel ini
DISEGEL- Massa aksi menyegel kantor Pertamina Patra Niaga Kalteng, buntut antrean panjang BBM di SPBU wilayah Palangka Raya dan sekitarnya, Jumat (8/5/2026).  FOTO TABENGAN/RAHUL

PALANGKA RAYA/TABENGAN/CO.ID Kekecewaan masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) terhadap karut-marut pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) memuncak. Pada Jumat (8/5/2026), massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalteng Bergerak nekat melakukan aksi penyegelan terhadap kantor Pertamina Patra Niaga setempat.

​Aksi ini ditandai dengan pembentangan spanduk besar di depan pintu masuk kantor yang bertuliskan: “Kantor Ini Disegel Masyarakat. BBM Langka”. Penyegelan ini merupakan buntut dari keresahan warga atas fenomena antrean panjang yang mengular di hampir seluruh SPBU di wilayah Palangka Raya dan sekitarnya selama beberapa waktu terakhir.
​​Koordinator Aksi, Afan Safrian, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar gertakan. Pihaknya berencana melakukan penyegelan selama tiga hari ke depan sebagai bentuk tuntutan tanggung jawab Pertamina.
​Menurut Afan, kelangkaan BBM telah memukul sektor ekonomi kelas bawah, terutama para pengemudi ojek online (ojol).

​”Apakah mereka mau bertanggung jawab atas pendapatan ojol yang berkurang? Mereka harus mengantre sampai 4 jam lebih. Jika keadaan normal, mereka bisa menghasilkan lebih banyak uang untuk keluarga,” ujar Afan dengan nada geram.

​Tak hanya sektor transportasi, Afan juga menyoroti efek domino dari sulitnya mendapatkan BBM, yakni mulai merangkaknya harga kebutuhan pokok di pasar akibat terhambatnya distribusi logistik.

​Dalam aksi tersebut, massa sempat merasa kecewa karena tidak ada satupun perwakilan dari Pertamina Patra Niaga yang menemui mereka di lapangan. Afan menegaskan bahwa pihaknya hanya ingin berdialog jika dilakukan secara terbuka di hadapan seluruh peserta aksi.

​Tuntutan Utama: Meminta pimpinan Pertamina Kalteng hadir menjelaskan solusi konkret. ​Sikap Massa: Menolak ajakan pertemuan tertutup atau mediasi di dalam ruangan. ​Komitmen: Segel tidak akan dibuka sampai ada tindak lanjut nyata terkait kelancaran distribusi BBM.

​”Kita akan terus segel. Kalau mereka tidak menunjukkan kinerja yang baik, untuk apa kantor Pertamina ini ada di sini?” tegas Afan.
​​Afan juga mengajak seluruh lapisan masyarakat yang merasa dirugikan oleh situasi ini untuk berani bersuara. Menurutnya, masalah BBM adalah masalah hajat hidup orang banyak yang tidak boleh didiamkan.
​Hingga berita ini diturunkan, Kantor Pertamina Patra Niaga Kalteng masih dalam kondisi tersegel, sementara aktivitas operasional kantor tampak lumpuh akibat tertahan aksi massa. Masyarakat berharap pemerintah dan pihak berwenang segera turun tangan guna menormalisasi pasokan BBM di Bumi Tambun Bungai. rmp/rca-red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *