-
PEMKAB KAPUAS

Pemkab Komitmen Dorong UMKM Bersaing di Pasar Modern

44
×

Pemkab Komitmen Dorong UMKM Bersaing di Pasar Modern

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN- Asisten II Setda Kapuas, Kusmiatie, saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Pelatihan Manajemen Ritel bagi UMKM, di Aula Rapat Kantor DPMPTSP setempat. FOTO MMC KAPUAS
-

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memperkuat komitmennya dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar modern serta era digital.

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Pelatihan Manajemen dan Promosi bagi Pelaku UMKM Kabupaten Kapuas yang bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Rapat Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kapuas, Senin (2/2).

Pelatihan secara resmi dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kapuas, Kusmiatie. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPMPTSP Kabupaten Kapuas Teguh Yunianto, perwakilan Kementerian Agama, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, perwakilan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, para narasumber, serta pelaku UMKM se-Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutan tertulis Bupati Kapuas HM Wiyatno yang dibacakan Asisten II, Kusmiatie, disampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah karena berperan strategis dalam menyerap tenaga kerja dan menjaga ketahanan ekonomi masyarakat.

“UMKM memiliki daya tahan yang luar biasa dan berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Namun, di tengah pesatnya perkembangan digital dan ketatnya persaingan pasar modern, UMKM dituntut untuk terus beradaptasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa upaya mendorong UMKM agar dapat “naik kelas” memerlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan sektor swasta. Bupati juga mengapresiasi PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atas peran aktifnya dalam mendukung pengembangan UMKM lokal melalui program kemitraan.

“Saya berharap produk-produk unggulan Kabupaten Kapuas dapat menembus jaringan ritel modern dan dipasarkan secara nasional,” tambahnya.

Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM dibekali pemahaman mengenai standar mutu produk ritel modern, teknik pengemasan yang menarik, strategi pemasaran yang efektif, serta pentingnya legalitas usaha. Diharapkan, produk lokal seperti kerajinan tangan, camilan, dan olahan pangan khas Kapuas mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Kapuas, Teguh Yunianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan ekosistem usaha yang inklusif serta mempertemukan pelaku UMKM dengan mitra usaha potensial melalui skema kerja sama Business to Business (B2B).

“Di era pemasaran digital, pelaku UMKM dituntut untuk mampu beradaptasi. Dengan pemasaran yang lebih luas, diharapkan kesejahteraan UMKM meningkat dan pihak korporasi dapat memenuhi kewajiban kemitraannya,” ujarnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 50 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Kapuas.mmc-kapuas

 

-
-
-