PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Penanganan kasus kebakaran yang melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Bangka, Gang Kalimantan, Kelurahan Pahandut pada Sabtu (1/8/2026) malam, memasuki babak baru.
Terduga penyebab kebakaran berinisial D (49) telah diamankan oleh pihak kepolisian dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei untuk menjalani pemeriksaan serta perawatan.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah kepolisian bersama pihak kelurahan, ketua RT, keluarga, dan para korban melakukan musyawarah terkait penyelesaian perkara.
Menurutnya, para korban yang terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut memilih untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan karena antara korban dan terduga pelaku masih memiliki hubungan keluarga.
“Untuk terduga pelaku laki-laki berinisial D memang sudah diamankan. Namun, kemarin para korban menginginkan agar persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan karena masih memiliki hubungan keluarga,” ujar Kapolsek, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan, Polsek Pahandut kemudian memfasilitasi keinginan tersebut dengan menghadirkan seluruh pihak yang berkepentingan, termasuk perangkat kelurahan dan Ketua RT setempat, guna mencari solusi terbaik terhadap penanganan kasus tersebut.
Dalam proses komunikasi tersebut, kata Iyudi, pihak kepolisian mengalami kendala karena terduga pelaku sulit diajak berkomunikasi dan cenderung lebih banyak diam. Kondisi tersebut kemudian menjadi pertimbangan bersama keluarga untuk membawa D menjalani pemeriksaan ke RSJ Kalawa Atei.
Pihak kepolisian, lanjut Iyudi, akan terus berkoordinasi dengan rumah sakit terkait perkembangan kondisi maupun penanganan terhadap D. Langkah tersebut dilakukan agar proses penanganan berjalan sesuai dengan kondisi yang bersangkutan.
“Ke depan kami tetap akan berkomunikasi dengan pihak RSJ terkait penanganannya,” katanya.
Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi pada Sabtu (1/8/2026) malam di kawasan padat penduduk Jalan Bangka, Gang Kalimantan, Kelurahan Pahandut. Kobaran api dengan cepat membesar sehingga menghanguskan sejumlah bangunan rumah warga dan menyebabkan puluhan penghuni terdampak.dte/fwa-red











